KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng — Kepedulian terhadap pemulihan psikologis anak-anak korban banjir ditunjukkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen dengan menggelar kegiatan trauma healing di Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Januari 2026 itu menjadi ruang ceria bagi anak-anak desa terdampak banjir besar akhir 2025 lalu. Melalui berbagai aktivitas kreatif dan edukatif, para mahasiswa berupaya mengembalikan senyum serta rasa aman anak-anak yang sempat terganggu akibat bencana.
BACA JUGA: Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa
Ketua Panitia Trauma Healing, Asyraf Maulidin, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membantu anak-anak keluar dari tekanan psikologis pascabencana.
“Kami ingin anak-anak kembali ceria, merasa diperhatikan, dan perlahan melupakan trauma akibat banjir yang mereka alami. Keceriaan mereka menjadi energi positif bagi kami semua,” ujar Asyraf, Selasa (20/1/2026).

Dijelaskannya, trauma healing ini terlaksana berkat kerja sama dan kepedulian mahasiswa lintas fakultas di lingkungan UNIKI, serta dukungan masyarakat setempat yang turut berperan aktif dalam menyukseskan acara.
Gampong Kubu sendiri merupakan salah satu desa yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir yang melanda wilayah Kecamatan Peusangan Siblah Krueng pada akhir tahun lalu, sehingga membutuhkan perhatian khusus, terutama bagi anak-anak.
BACA JUGA: BEM UNIKI Turun Bersihkan Lumpur, Aksi Nyata Mahasiswa Bantu Warga Terdampak Banjir
Beragam kegiatan digelar dalam trauma healing tersebut, di antaranya lomba menggambar, bernyanyi, serta permainan teka-teki yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih keberanian dan kreativitas anak-anak.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama serta pembagian hadiah kepada seluruh peserta. Ini sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan yang diharapkan dapat meninggalkan kesan positif bagi anak-anak Gampong Kubu. (Suryadi)










