KABAR BIREUEN, Bireuen -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan meningkatkan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di 609 gampong melalui kegiatan Penguatan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam rangka Siaga Bencana yang digelar di Opproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Satpol PP Bireuen itu dibuka Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST yang diwakili Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH, MM.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Mulyadi, disebutkan bahwa penguatan Satlinmas sangat penting untuk meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di tingkat gampong.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana, serta meningkatkan kemampuan dalam membantu masyarakat menghadapi dan mengurangi dampak bencana,” kata Mulyadi membacakan sambutan Bupati.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan perlindungan masyarakat merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah, khususnya dalam penanggulangan bencana, menjaga keamanan, ketenteraman, ketertiban umum, hingga mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dan pertahanan negara.
Menurutnya, keberadaan Satlinmas memiliki peran strategis, terutama dalam membantu penanganan awal saat terjadi bencana di wilayah masing-masing.
Selain itu, Satlinmas juga berperan menjaga ketenteraman dan ketertiban saat pelaksanaan pemilihan kepala desa, pemilihan kepala daerah, maupun pemilihan umum.
“Dengan pemahaman dan kesiapsiagaan yang baik, saya berharap tujuan kegiatan ini dapat terwujud dan memberi manfaat bagi peserta serta masyarakat secara umum,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan WH Bireuen, Musni Syahputra, SIP, M.Ec.Dev, mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Penguatan Satlinmas Kita Tingkatkan Peran dan Kesiagaan Satlinmas dalam Tanggap Darurat Bencana.”
Menurut Musni, tema tersebut relevan dengan kondisi Kabupaten Bireuen yang memiliki potensi risiko bencana seperti banjir, angin kencang, dan bencana lainnya.
“Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan dari semua pihak, terutama Satlinmas sebagai ujung tombak perlindungan masyarakat di tingkat gampong,” kata Musni.
Ia menegaskan, Satlinmas memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penanganan awal ketika terjadi bencana.
Melalui kegiatan itu, pihaknya berharap terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan Satlinmas dalam menghadapi situasi darurat, terbangunnya koordinasi yang baik dengan aparat kecamatan, TNI/Polri dan BPBD, serta meningkatnya respons cepat penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Musni juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dari unsur Kodim 0111/Bireuen, Polres Bireuen, dan BPBD Bireuen yang turut berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada peserta.
Sebelumnya, Kabid Linmas Satpol PP Bireuen, Bukhari, S.Sos.I melaporkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 70 peserta yang terdiri dari Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum kecamatan serta anggota Satlinmas dari gampong rawan bencana di 17 kecamatan.
Kegiatan sehari itu menghadirkan tiga narasumber dari unsur Kodim 0111/Bireuen, Polres Bireuen, dan BPBD Kabupaten Bireuen. (Hermanto)










