KABAR BIREUEN, Bireuen – Suasana haru menyelimuti pelepasan ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bireuen Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Jumat malam (8/5/2026). Isak tangis keluarga pecah saat para calon tamu Allah berpamitan sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Aceh di Banda Aceh.
Sejumlah jemaah tampak tak kuasa menahan air mata ketika memeluk keluarga dan sanak saudara yang mengantar keberangkatan mereka. Momen emosional itu mewarnai prosesi pelepasan yang dipimpin langsung Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengingatkan seluruh jemaah agar meluruskan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT serta menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Bapak dan Ibu adalah tamu Allah sekaligus duta bangsa. Karena itu, jagalah sikap, perilaku, dan nama baik Indonesia selama berada di tanah suci,” pesan Mukhlis.

Ia juga mengajak para jemaah memperbanyak doa di tempat-tempat mustajab, termasuk mendoakan keselamatan keluarga, daerah, serta bangsa Indonesia agar senantiasa dijauhkan dari segala bencana.
“Semoga para jemaah haji maupun petugas mendapatkan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan tugasnya, serta kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.
BACA JUGA: Hadiri Peusijuek Jamaah Calon Haji Bireuen, Ini Pesan Bupati Mukhlis
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Munawar, SKM, M.Kes, menjelaskan jumlah calon haji Bireuen tahun ini awalnya sebanyak 360 orang. Namun, satu calon jemaah atas nama Yusri Umar, warga Desa Cot Batee, Kecamatan Kuala, gagal berangkat karena meninggal dunia.
“Sehingga total jemaah calon haji Kabupaten Bireuen yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 359 orang,” kata Munawar kepada wartawan.

Menurutnya, para jemaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 05 BTJ dan Kloter 08 BTJ.
Kloter 05 BTJ berjumlah 148 jemaah yang bergabung dengan jamaah asal Aceh Tengah, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Sabang. Mereka masuk asrama haji pada 9 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026 pukul 06.40 WIB.
Sedangkan Kloter 08 BTJ berjumlah 211 jemaah yang bergabung dengan jamaah asal Aceh Besar dan Gayo Lues. Kloter ini masuk asrama pada 12 Mei 2026 pukul 12.00 WIB dan berangkat ke Arab Saudi pada 13 Mei 2026 pukul 13.40 WIB.
Munawar juga menyebutkan, jemaah termuda tahun ini adalah Imran Usman (18), warga Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan. Sementara jemaah tertua yakni Katijah Abdul Gani Umar (97), warga Desa Blang Panyang, Kecamatan Samalanga. (Hermanto)










