Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bergerak cepat menormalkan kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November lalu. Langkah sigap ini dilakukan untuk memastikan hak dasar masyarakat, khususnya akses layanan kesehatan, kembali berjalan optimal tanpa hambatan.

Sejak masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan, sektor kesehatan menjadi prioritas utama Pemkab Bireuen. Meski sejumlah fasilitas kesehatan sempat terdampak banjir dan lumpur, pelayanan medis dipastikan tidak terhenti.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak yang harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah memastikan seluruh puskesmas, poskesdes, dan rumah sakit tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, terutama bagi warga terdampak banjir dan longsor,” ujar Bupati Mukhlis, Kamis (29/1/2026).

Saat bencana melanda dan beberapa puskesmas terdampak cukup parah, Bupati Mukhlis langsung memerintahkan pendirian pos-pos kesehatan darurat di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa harus menunggu puskesmas kembali normal.

Selain itu, Pemkab Bireuen melalui Dinas Kesehatan juga bergerak cepat melakukan pembersihan fasilitas kesehatan yang terendam banjir dan lumpur. Proses pembersihan melibatkan staf puskesmas setempat dan puskesmas lain yang tidak terdampak, serta didukung berbagai unsur relawan.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST dan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. irwan. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

Relawan yang terlibat antara lain personel Kodim 011/Bireuen, TNI Angkatan Laut, Polres Bireuen, relawan Pemerintah Aceh, LSM, mahasiswa, relawan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Bireuen, tim kerja Kementerian PU, serta berbagai organisasi kemanusiaan lainnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, puskesmas yang terdampak banjir dan tanah longsor meliputi Puskesmas Kecamatan Kuta Blang, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Jangka, dan Puskesmas Mon Keulayu Kecamatan Gandapura. Seluruh puskesmas tersebut kini telah kembali normal dan melayani masyarakat seperti biasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan, menyebutkan, fokus utama layanan kesehatan pascabencana diarahkan pada upaya pencegahan dampak lanjutan.

“Fokus layanan kesehatan pascabencana kami arahkan pada penanganan penyakit menular, layanan kesehatan ibu dan anak, serta pemulihan kesehatan lansia. Ini penting untuk mencegah risiko kesehatan yang biasanya muncul setelah bencana,” kata dr. Irwan.

Selain pelayanan medis, Pemkab Bireuen juga memastikan ketersediaan obat-obatan, vaksin, dan logistik kesehatan dalam kondisi aman dan mencukupi di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

Langkah cepat Pemkab Bireuen dalam memulihkan layanan kesehatan, baik saat bencana terjadi maupun pascabencana, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga hingga situasi benar-benar pulih.

Upaya normalisasi layanan kesehatan tersebut, diharapkan mampu mencegah dampak lanjutan pascabencana serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Bireuen. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dalam prosesi pelantikan...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Umuslim dan Polres Bireuen Jalin Kerja Sama, Fokus Edukasi Hukum hingga Pencegahan Narkoba

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Bireuen untuk memperkuat edukasi hukum, mencegah penyalahgunaan...

Bantu UMKM Berkembang, Yah Fud Salurkan Peralatan Usaha untuk 20 Wirausaha Pemula di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 20 wirausaha pemula (WP) di Kabupaten Bireuen menerima bantuan peralatan usaha dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil...

DPMTSP Bireuen Raih Penghargaan Sangat Baik dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Bupati Mukhlis Beri...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) meraih penghargaan kategori Sangat Baik dari Kementerian...

KABAR POPULER

Jalaluddin Mantan Pj. Bupati Bireuen Kini Jabat Wakil Rektor III UNIKI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mantan Penjabat (Pj.) Bupati Bireuen, Dr. Jalaluddin, S.H., M.M., kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...