KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak empat mahasiswa UNIKI terpilih menjadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa dan siap mengabdi selama tiga bulan di wilayah pedalaman Aceh, tepatnya di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Wakil Rektor III UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CRP., CFRM, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Djelaskannya, program pengabdian tersebut berlangsung mulai 10 Januari hingga tiga bulan ke depan. Ini sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Menurut Kamaruddin, sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian, para relawan telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Januari 2026. Pelatihan tersebut diikuti para peserta dari berbagai perguruan tinggi di Aceh maupun luar Aceh.

“Pelatihan ini bertujuan membekali relawan dengan metode pembelajaran, pemahaman sosial, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan pendidikan di wilayah terpencil,” ujarnya.
Dalam sambutan pelepasan relawan tersebut, Kamaruddin yang mewakili Rektor UNIKI menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keterlibatan mahasiswa UNIKI dalam program itu.
BACA JUGA: BEM UNIKI Turun Bersihkan Lumpur, Aksi Nyata Mahasiswa Bantu Warga Terdampak Banjir
“Kami sangat bangga atas keikutsertaan mahasiswa UNIKI. Ini bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang mengabdi dan belajar langsung dari masyarakat. Kami yakin pengalaman ini akan membentuk karakter kepemimpinan dan empati yang kuat dalam diri mereka,” kata Kamaruddin.
Sementara itu, Direktur Sekolah Sukma Bangsa Bireuen, Fachrurrazi, M.A, menilai kolaborasi ini sebagai wujud nyata peran UNIKI dalam membangun pendidikan dari akar rumput. Dia juga mengapresiasi semangat para relawan selama mengikuti pelatihan.

“Relawan dari UNIKI menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Kami percaya, mereka akan membawa perubahan positif dan kontribusi berarti di lokasi pengabdian,” ujar Fachrurrazi.
Melalui program Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sekaligus menjadikan pengabdian sebagai bagian penting dari perjalanan akademik mereka. UNIKI terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan sosial, membangun koneksi dengan masyarakat, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Aceh.
Adapun empat mahasiswa UNIKI yang resmi menjadi relawan pendidikan tersebut adalah Aulia Agustian (Program Studi Ilmu Hukum), Nazira Safira (Program Studi Manajemen), Nurul Magfirah (Program Studi Seni dan Pertunjukan), serta Miftahul Jannah (Program Studi Seni dan Pertunjukan). (Suryadi)











