Reformulasi Kesadaran Pajak di Era Gen Z: Antara Kewajiban Hukum dan Partisipasi Digital

Oleh: Ismatur Rahmi
Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI

DI TENGAH transformasi digital dan perubahan pola kerja generasi muda, hukum pajak menghadapi tantangan baru: bagaimana tetap relevan, dipahami, dan dipatuhi oleh Generasi Z. Generasi ini tumbuh dalam ekosistem ekonomi yang berbeda—ditandai dengan maraknya pekerjaan berbasis digital seperti freelance, content creation, hingga perdagangan aset kripto. Sayangnya, perkembangan ini belum sepenuhnya diimbangi dengan tingkat literasi hukum pajak yang memadai.

Secara normatif, kewajiban perpajakan di Indonesia telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Dalam kerangka tersebut, setiap warga negara yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif wajib mendaftarkan diri, menghitung, membayar, serta melaporkan pajaknya secara mandiri (self-assessment system). Prinsip ini menempatkan wajib pajak sebagai subjek aktif, bukan sekadar objek pungutan negara.

Namun, di sinilah letak persoalan mendasarnya. Sistem self-assessment menuntut tingkat kesadaran dan pemahaman hukum yang tinggi. Bagi Gen Z yang sebagian besar baru memasuki dunia kerja—bahkan sering kali bekerja di sektor informal digital—mekanisme ini terasa kompleks dan kurang terjangkau secara praktis. Akibatnya, kepatuhan pajak bukan hanya rendah karena faktor ekonomi, tetapi juga karena keterbatasan pemahaman regulasi.

Lebih lanjut, dalam konteks hukum, ketidakpatuhan terhadap kewajiban perpajakan bukanlah persoalan sepele. UU KUP telah mengatur sanksi administratif hingga pidana bagi wajib pajak yang lalai atau dengan sengaja tidak memenuhi kewajibannya. Namun, pendekatan represif semata tidak cukup efektif bagi generasi yang lebih responsif terhadap transparansi dan partisipasi dibandingkan ancaman sanksi.

Oleh karena itu, diperlukan reformulasi pendekatan hukum pajak yang lebih adaptif terhadap karakter Gen Z. Pertama, negara perlu memperkuat aspek edukatif dalam hukum pajak melalui integrasi literasi perpajakan dalam kurikulum pendidikan dan platform digital. Kedua, simplifikasi regulasi serta digitalisasi layanan perpajakan harus terus ditingkatkan agar selaras dengan kebiasaan teknologi generasi muda. Ketiga, transparansi pengelolaan pajak menjadi kunci penting untuk membangun kepercayaan publik.

Dalam perspektif hukum modern, kepatuhan tidak hanya dibentuk oleh kewajiban normatif, tetapi juga oleh legitimasi dan kepercayaan terhadap institusi. Gen Z cenderung kritis terhadap penggunaan dana publik. Mereka ingin melihat korelasi nyata antara pajak yang dibayarkan dengan manfaat yang diterima masyarakat. Tanpa transparansi, hukum pajak berisiko dipersepsikan sebagai instrumen pemaksaan, bukan sebagai mekanisme gotong royong dalam negara hukum.

Pada akhirnya, hukum pajak tidak boleh berhenti sebagai teks normatif yang kaku. Ia harus hadir sebagai sistem yang hidup, adaptif, dan mampu menjembatani kepentingan negara dengan realitas sosial generasi muda. Gen Z bukanlah generasi yang apatis terhadap pajak, melainkan generasi yang menuntut kejelasan, keadilan, dan relevansi.

Jika pendekatan ini berhasil, maka kepatuhan pajak tidak lagi sekadar kewajiban hukum, tetapi akan berkembang menjadi kesadaran kolektif. Di tangan Gen Z, pajak berpotensi bertransformasi dari instrumen fiskal menjadi simbol partisipasi aktif dalam pembangunan negara. [*]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Siapkan Calon Guru Profesional, Mahasiswa PAI UNIKI Mulai Asah Kompetensi Mengajar di Sejumlah Madrasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), mulai terjun langsung ke...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Bersaing dengan 63 Peserta, Mahasiswi UNIKI Nuri Mahera Raih Juara III Bintang Radio RRI...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Nuri Mahera, kembali...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie terkait sawah rusak berat menunjukkan progres sigap dan terukur. Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bersaing dengan 63 Peserta, Mahasiswi UNIKI Nuri Mahera Raih Juara III Bintang Radio RRI...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Nuri Mahera, kembali...

Tim Dokter RSUD dr Fauziah Bireuen Berhasil Angkat Tumor 15 Kg dari Wanita Lansia...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen berhasil mengangkat tumor seberat 15 kg dari pasien lansia berusia...