KABAR BIREUEN, Kota Juang – Sebanyak 432 pesepak bola muda dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, mengikuti seleksi terbuka pembinaan usia dini yang digelar Juang FC Bireuen, sebagai persiapan menghadapi Piala Soeratin Aceh 2026. Seleksi tanpa biaya pendaftaran ini dipusatkan di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, mulai 7 hingga 16 Februari 2026.
Pembukaan seleksi pembinaan pesepak bola kelompok umur (U) 15 dan U-17 itu dilakukan Presiden Juang FC Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah Fud, di Lapangan RTH Cot Gapu, Sabtu (7/2/2026) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Yah Fud mengatakan, seleksi pembinaan usia dini ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya menjaring talenta sepak bola potensial dari seluruh wilayah Bireuen, sekaligus mempersiapkan tim menghadapi ajang Piala Soeratin Aceh 2026.
BACA JUGA: Ketum Juang FC Bireuen Serahkan Perlengkapan Pemain, Targetkan Juara Liga 4 Aceh
“Seleksi pesepak bola U-15 dan U-17 ini kita lakukan setiap tahun. Tahun lalu hanya Juang FC satu-satunya klub yang aktif menjaring pemain usia dini berpotensi di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Ia menyebutkan, prestasi Juang FC pada Piala Soeratin Aceh 2025 menjadi motivasi kuat untuk terus melakukan pembinaan. Tim U-15 Juang FC berhasil meraih posisi runner-up, sementara tim U-17 menjuarai Piala Soeratin Aceh dan melaju hingga babak empat besar nasional di Solo.

Berdasarkan capaian tersebut, Juang FC berkomitmen menjaring pemain muda berbakat dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, agar mampu kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Yah Fud berharap, klub-klub lain di bawah naungan Asprov PSSI Aceh juga turut berpartisipasi dalam Piala Soeratin tahun ini. Ia menilai, potensi pesepak bola muda Bireuen sangat besar, namun masih minim klub yang melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bireuen, pemerhati olahraga, media, serta masyarakat agar pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” katanya.
BACA JUGA: Taklukkan Pesta Muda FC 2-1, Juang FC Bireuen Lolos 8 Besar Piala Soeratin Asprov Aceh U-17
Selain sebagai ajang pembinaan, sebut Yah Fud, seleksi ini juga menjadi bagian dari program trauma healing bagi anak-anak korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Melalui olahraga, diharapkan para peserta dapat mengalihkan pikiran dari trauma, mengurangi ketegangan fisik dan mental, serta menumbuhkan kembali rasa percaya diri.
Yah Fud menegaskan, proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional, tanpa adanya praktik titipan pemain. Menurutnya, Juang FC hanya memilih pemain yang benar-benar memiliki kemampuan dan potensi.

Sementara itu, Koordinator Tim Seleksi, Mulya Saputra, melaporkan, seleksi terbuka ini diikuti 432 peserta yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Bireuen. Rinciannya, 207 peserta untuk kelompok U-15 dan 225 peserta untuk kelompok U-17.
BACA JUGA: Tampil Apik, Juang FC Tundukkan PSLS Lhokseumawe 2-0
“Dari jumlah tersebut, kami akan menjaring 50 pemain, masing-masing 25 pemain untuk kelompok U-15 dan 25 pemain untuk kelompok U-17,” ujar Mulya.
Menurutnya, pemain yang terpilih nanti akan memperkuat Juang FC Bireuen dalam Piala Soeratin Aceh 2026 serta berbagai turnamen dan kejuaraan lainnya sesuai kelompok umur.
Pembukaan seleksi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, pengurus Askab PSSI Bireuen, pengurus Juang FC, serta orang tua peserta. (Hermanto)










