KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua DPRK Bireuen, Juniadi SH mengapresiasi kerja keras Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dalam menuntaskan proses hibah aset tanah milik TNI AD untuk Pemkab Bireuen yang sempat terkatung 23 tahun.
“Proses (hibah aset milik TNI AD) ini bisa cepat tuntas karena Bupati Bireuen (H Mukhlis) terlibat langsung membangun komunikasi dengan pimpinan TNI mulai dari Dandim sampai ke KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat),” kata Ketua DPRK Bireuen, Juniadi SH kepada Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, Jumat (8/5/2026).
BACA JUGA: Tuntas Setelah 24 Tahun, Pemkab Bireuen Resmi Terima Hibah Lahan TNI untuk Perluasan RSUD dr Fauziah
Katanya, proses hibah aset milik TNI AD berupa lahan seluas 18.000 meter persegi untuk keperluan perluasan bangunan gedung RSUD dr Fauziah Bireuen sudah berlangsung sejak Bupati Bireuen dijabat oleh Drs Mustafa A Glanggang. Namun baru tuntas masa kepemimpinan Bupati Mukhlis.
“Ini memang prioritas kerja beliau (Haji Mukhlis) setelah dilantik sebagai Bupati Bireuen. Beliau menghadap langsung dengan KSAD Jenderal Maruli. Bapak Danrem (Brigjen TNI Ali Imran) dan kami juga ikut mendampingi saat itu,” ungkap Joni, sapaan akrab Ketua DPRK Bireuen.
Perluasan bangunan gedung RSUD dr Fauziah Bireuen, lanjut Joni, sangat mendesak. Namun tidak ada lahan selain tanah milik TNI di sisi utara rumah sakit pelat merah itu.
“Kalau proses hibah itu tidak selesai, Pemkab Bireuen tidak mungkin melakukan perluasan bangunan gedung rumah sakit untuk rawat inap maupun perkantoran. Area yang ada sekarang semakin sempi,” pungkas Joni. (Rizanur)










