KABAR BIREUEN, Bireuen– Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen menggelar pelatihan peningkatan kapasitas manajemen organisasi kepramukaan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) Dewan Kerja.
Pelatihan untuk meningkatkan SDM ini, diikuti puluhan Pramuka golongan Penegak dan Pandega dalam Kabupaten Bireuen, dilaksanakan selama dua hari, 16-17 April 2026, di kompleks Disporapar Bireuen.
Pelatihan itu dibuka Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M, di kompleks Disporapar Bireuen, Kamis 16 April 2026.
Dalam arahannya, Zamzami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Disporapar Bireuen, atas terlaksananya pelatihan ini bagi Pramuka.
“Kegiatan pramuka merupakan salah-satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib di setiap sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, mengenai krisis SDM, khususnya dalam kepramukaan, adalah tantangan yang sangat relevan saat ini.
Untuk itu diharapkan Gerakan Pramuka di Bireuen dapat meningkatkan SDM yang unggul, profesional, dan berwawasan kebangsaan untuk menghadapi tantangan zaman.
Selain itu Pramuka harus membentuk karakter dan akhlak. Pramuka berperan penting sebagai wadah pendidikan karakter dan akhlak mulia, bertujuan membangun generasi muda yang jujur, mandiri, disiplin, berjiwa sosial dan bertanggung jawab.
“Berdasarkan nilai-nilai kepramukaan, kegiatan berkemah atau menggunakan seragam bukanlah tujuan utama untuk gagah-gagahan,
melainkan sarana pendidikan karakter dan keterampilan hidup,” jelasnya.
Zamzami menekankan pada pelatihan ini peserta akan dibentuk SDM Pramuka yang unggul, berkualitas, dan bermanfaat bagi pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bireuen.

Nantinya Gerakan Pramuka harus diposisikan sebagai garda terdepan di masyarakat, mampu berbuat di tengah masyarakat, ringan dalam segala hal untuk membantu masyarakat.
Peserta pelatihan diharapkan, dapat mengikuti kegiatan ini sesuai dengan ketentuan, sehingga bermanfaat bagi peserta sendiri, dan mampu mengimplementasikan kepada masyarakat.
Zamzami mengharapkan juga setelah mengikuti pelatihan ini adanya perubahan dan mampu mengubah diri, akhlak serta harus mampu membentuk karakter yang lebih baik, terutama di keluarga, lingkungan dan di tengah masyarakat.
“Semoga ilmunya berkah dan mempermudah langkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tutup Zamzami.
Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin,S.Pd., M.Pd menjelaskan, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik terkait manajemen organisasi kepramukaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter kepemudaan, khususnya di kalangan Pramuka di daerah,” ujarnya.
Sebelumnya, Kabid Pemuda Disporapar Bireuen, Mulya saputra SE, melaporkan, pelatihan ini diikuti 30 peserta Pramuka golongan Penegak dan Pandega dari seluruh Kabupaten Bireuen.
Adapun pemateri pada pelatihan ini terdiri Asisten III Setdakab Bireuen Zamzami, S.Pd., M.M, Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi S.STP., M.Si, Kadisporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd dan M Yusuf dari Kwarcab Bireuen.
Mulya Saputra mengharapkan
kepada peserta dapat mengikuti instruksi sesuai dengan arahan Cut Bang dan Cut Kak Kepramukaan Kwarcab Bireuen, selama mengikuti pelatihan ini.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah masih minimnya Penegak dan Pandega Pramuka yang memiliki lisensi di Kabupaten Bireuen.
Karena itu, pihaknya akan fokus pada pengkaderan guna memperkuat SDM kepramukaan di daerah tersebut. Potensi SDM di Bireuen sangat banyak, sehingga ke depan kita akan dorong pengkaderan lebih intensif.
“Untuk memastikan kegiatan keberlanjutan, di tahun depan kita upayakan diadakan pelatihan Pramuka untuk tingkat dasar,” pungkasnya. (Hermanto)












