Timbulkan Kecemasan bagi Warga Miskin, Pimpinan DPRK Bireuen Desak Mualem Cabut Pergub JKA

KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua dan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau Mualem, agar segera mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Alasannya, pemberlakuan Pergub itu menimbulkan rasa kekhawatiran bagi masyarakat miskin yang masuk desil ekonomi 8, 9 dan 10.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, SH dan Wakil Ketua II DPRK Bireuen, Muslem Abdullah, di ruang kerja Ketua DPRK Bireuen, Senin (4/5/2026).

“Sekarang masyarakat miskin desil 8, 9 dan 10 yang sakit tidak berani lagi berobat ke rumah sakit, takut ditolak karena biaya tidak dicover JKA,” ujar Juniadi, politikus Partai Golkar.

Untuk itu, Juniadi dan Muslem Abdullah berharap Gubernur Aceh segera mencabut Pergub JKA yang telah disahkan itu karena telah mengabaikan rasa keadilan bagi masyarakat Aceh.

Pemerintah Aceh, kata Muslem Abdullah, harusnya malu dengan Provinsi Sumatera Utara yang menggratiskan biaya berobat untuk seluruh warganya tanpa pemilahan desil ekonomi.

“Sumatera Utara yang tidak ada Dana Otsus saja bisa menggratiskan biaya berobat untuk seluruh warganya. Bahkan jumlah penduduknya lebih banyak dari kita (Aceh),” kata politikus Partai Aceh yang berlatar belakang kombatan Gerakan Aceh Merdeka ini.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan Pemerintah Aceh, bahwa JKA adalah hak seluruh rakyat Aceh, apalagi Provinsi Aceh punya hak istimewa yang diatur dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

“Program JKA harus dinikmati oleh seluruh rakyat Aceh. Jangan batasi dengan desil ekonomi,” pungkasnya.

Fraksi Partai Aceh Dukung Mualem Cabut Pergub JKA

Wakil Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Bireuen, Sufyannur. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Sementara Wakil Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Bireuen, Sufyannur mendukung langkah Ketua dan Wakil Ketua II DPRK Bireuen mendesak Muzakkir Manaf untuk mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026.

Politikus Partai Aceh yang akrab disapa Waled Yan ini mengaku, setiap hari mendapat keluhan dari warga pasca disahkan Pergub itu.

“Hampir setiap hari saya menerima keluhan masyarakat yang desil tujuh ke atas. Padahal rata-rata mereka bukan dari kalangan orang mampu, tetapi desilnya delapan plus,” ungkap Waled Yan.

Menurutnya, jika Pergub ini tetap dijalankan oleh Pemerintah Aceh, masyarakat miskin yang desil tujuh ke atas akan menjadi korban.

“Jangan sampai yang butuh penanganan segera tidak terlayani hanya gara-gara desil ekonomi bukan tanggungan JKN atau JKA, seperti warga yang mau melahirkan atau penyakit butuh tindakan segera,” ucap Waled Yan. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Siapkan Calon Guru Profesional, Mahasiswa PAI UNIKI Mulai Asah Kompetensi Mengajar di Sejumlah Madrasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), mulai terjun langsung ke...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Bersaing dengan 63 Peserta, Mahasiswi UNIKI Nuri Mahera Raih Juara III Bintang Radio RRI...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Nuri Mahera, kembali...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie terkait sawah rusak berat menunjukkan progres sigap dan terukur. Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bersaing dengan 63 Peserta, Mahasiswi UNIKI Nuri Mahera Raih Juara III Bintang Radio RRI...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Nuri Mahera, kembali...

Tim Dokter RSUD dr Fauziah Bireuen Berhasil Angkat Tumor 15 Kg dari Wanita Lansia...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen berhasil mengangkat tumor seberat 15 kg dari pasien lansia berusia...