KABAR BIREUEN, Bireuen — Kepedulian terhadap korban banjir kembali ditunjukkan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sejumlah anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIKI terjun langsung membersihkan lumpur di sejumlah desa terdampak banjir sebagai bentuk aksi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara BEM dan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik UNIKI yang tersebar di beberapa gampong terdampak banjir di Kabupaten Bireuen.
Wakil Rektor III UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CRP., CFRM, mengatakan, keterlibatan mahasiswa merupakan wujud kepedulian kampus terhadap kondisi masyarakat pascabencana.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian UNIKI di sejumlah desa terdampak banjir di Kabupaten Bireuen,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).
Dijelaskannya, aksi kemanusiaan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur yang masih menutupi rumah warga kurang mampu, fasilitas umum, saluran air, hingga badan jalan gampong. Langkah itu dinilai penting untuk membantu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Menurut Kamaruddin, sebanyak 74 mahasiswa dari berbagai program studi terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.

“Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata UNIKI dengan melibatkan seluruh unsur kampus dalam membantu penanggulangan dampak bencana,” katanya.
Dalam pelaksanaannya di Gampong Kuta Meuligoe, Kecamatan Jeumpa, kegiatan ini juga didampingi sejumlah dosen, di antaranya Dr. Azhari, S.E., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA; Iskandar, M.Pd, selaku Kepala Biro Akademik; Mahyu Danil, M.Si, dan Abdul Hadi, M.M, dari tim kemahasiswaan, serta Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M, Wakil Dekan FEB; Dedi Saputra, M.Pd, Wakil Dekan FKIP dan Syah Iskandar, M.H, Kepala Perpustakaan.
Melalui aksi sosial ini, UNIKI berharap kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial pascabencana. (Suryadi)









