Selasa, 13 Januari 2026

Pemkab Bireuen Sudah Usulkan DTH Bagi Korban Banjir yang Rumahnya Rusak Berat

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sudah mengumpulkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat korban banjir dan tanah longsor yang rumahnya rusak berat.

Demikian disampaikan Pj Sekda Bireuen, Hanafiah, SP menjawab Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, Selasa (6/1/2026).

“Bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat sudah kami usulkan DTH ke BNPB,” katanya.

DTH, kata Hanafiah, akan diberikan Rp600 ribu per bulan selama enam bulan. “Uang ini (DTH) diberikan untuk korban yang tidak menempati huntara (hunian sementara),” jelasnya.

BACA JUGA: Bukan Menolak, Warga Balee Panah Tegaskan Sangat Butuh Huntara

Selama menunggu dibangun hunian tetap (huntap), sambung Inspektur Bireuen ini, masyarakat yang rumahnya rusak berat boleh menumpang di tempat keluarga atau tempat lain. Dan selama itu akan diberikan biaya hidup atau DTH.

Pemkab Bireuen Tidak Menolak Huntara

Pada kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Bireuen ini menegaskan, Pemkab Bireuen tidak pernah menyatakan menolak dibangunnya huntara untuk korban banjir.

“Bahkan dalam setiap pertemuan dengan kepala Dinas, camat dan stakeholder, Bapak Bupati selalu menyampaikan percepatan pembangunan tempat tinggal bagi korban banjir. Jadi, tidak ada penolakan dari Pemerintah (Pemkab Bireuen),” tegasnya.

BACA JUGA: Tindaklanjuti Permintaan HRD, Kementerian PU Siap Bangun Huntara di Langkahan

Ia menyebutkan, pada saat Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto datang ke Kabupaten Bireuen dan mengunjungi korban banjir di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, berdialog langsung dengan warga.

“Masyarakat yang korban langsung menyampaikan kepada Kepala BNPB agar dibangun rumah hunian tetap secepatnya. Bahkan masyarakat menyebut, lebih baik menempati meunasah (surau) untuk sementara daripada huntara. Itu masyarakat korban yang ngomong langsung ke Kepala BNPB,” tegasnya.

Hanafiah menambahkan, saat ini Pemkab Bireuen sedang menyiapkan dokumen untuk proses pembangunan huntap.

BACA JUGA: Meski Tanpa Usulan Pemkab Bireuen, HRD Siap Perjuangkan Huntara untuk Korban Bencana

“Dinas Perkim dan BPBD sedang menyiapkan alas hak atau Surat Keterangan Tanah agar proses pembangunan huntap segera berjalan,” papar pejabat asal Samalanga ini.

Terkait dengan pendataan korban dan kerusakan akibat bencana banjir dan tanah longsor pada 26 November 2025 lalu, sebutnya, sudah valid.

Data tersebut sudah diverifikasi, validasi dan pemadanan oleh tim yang melibatkan banyak unsur.

“Kalau menyangkut data sudah selesai. Karena Pemerintah Pusat minta langsung ke Pemkab bukan melalui pihak lain. Nanti usulan program juga dari Pemkab,” pungkasnya. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...