Senin, 29 Juni 2026

Tindaklanjuti Permintaan HRD, Kementerian PU Siap Bangun Huntara di Langkahan

KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Lebih dari sebulan pascabencana melanda Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, ratusan warga masih hidup dalam keterbatasan dan belum memiliki tempat tinggal yang layak.

Kondisi tersebut yang mendorong Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), turun langsung ke lokasi bencana untuk memperjuangkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak.

HRD menegaskan, penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, tetapi harus berlanjut pada pemulihan kehidupan warga, terutama penyediaan tempat tinggal yang manusiawi.

Hal itu disampaikan HRD saat peninjauan lapangan bersama Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, serta Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA: Jalan Nasional Rusak Parah Setelah Banjir, HRD Desak Kementerian PU Tangani Sementara Secara Darurat 

Menurut HRD, menunggu pembangunan hunian permanen membutuhkan waktu panjang, sementara masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang aman dan layak dalam menjalani hidup mereka.

“Huntara ini sangat penting agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang, memiliki akses air bersih melalui sumur bor, sanitasi yang layak, serta tempat istirahat yang nyaman,” ujar HRD.

Disebutkannya, keberadaan huntara bukan hanya sebagai tempat berlindung sementara, tetapi juga berperan penting dalam pemulihan sosial dan psikologis warga pascabencana. Dengan fasilitas dasar yang memadai, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas secara normal sembari menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah permanen.

Dalam kesempatan tersebut, HRD juga mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar segera menyiapkan data warga terdampak secara akurat serta menyediakan lahan untuk pembangunan huntara. Dua hal tersebut menjadi kunci percepatan realisasi hunian sementara.

BACA JUGA: Ingatkan Ancaman Putusnya Jalur Tengah Aceh, HRD Minta Tujuh Jembatan Kritis Perlu Penanganan Mendesak

“Kalau data dan lahannya siap, proses pembangunan bisa berjalan cepat. Yang terpenting sekarang adalah memastikan masyarakat bisa hidup layak terlebih dahulu,” jelasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera menindaklanjuti kebutuhan di lapangan. Dia memastikan, akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kesiapan lahan dan pendataan calon penghuni.

“Menindaklanjuti apa yang disampaikan Pak Ruslan, Insyaallah saya segera mengarahkan BUMN yang ditunjuk untuk memulai pembangunan huntara yang layak sesegera mungkin. Yang terpenting adalah kesiapan lahan dan data kebutuhan yang akurat,” ujar Dody.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan warga Langkahan, sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan manusiawi dan berkeadilan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...