Kamis, 14 Mei 2026

Tindaklanjuti Permintaan HRD, Kementerian PU Siap Bangun Huntara di Langkahan

KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Lebih dari sebulan pascabencana melanda Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, ratusan warga masih hidup dalam keterbatasan dan belum memiliki tempat tinggal yang layak.

Kondisi tersebut yang mendorong Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), turun langsung ke lokasi bencana untuk memperjuangkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak.

HRD menegaskan, penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, tetapi harus berlanjut pada pemulihan kehidupan warga, terutama penyediaan tempat tinggal yang manusiawi.

Hal itu disampaikan HRD saat peninjauan lapangan bersama Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, serta Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA: Jalan Nasional Rusak Parah Setelah Banjir, HRD Desak Kementerian PU Tangani Sementara Secara Darurat 

Menurut HRD, menunggu pembangunan hunian permanen membutuhkan waktu panjang, sementara masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang aman dan layak dalam menjalani hidup mereka.

“Huntara ini sangat penting agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang, memiliki akses air bersih melalui sumur bor, sanitasi yang layak, serta tempat istirahat yang nyaman,” ujar HRD.

Disebutkannya, keberadaan huntara bukan hanya sebagai tempat berlindung sementara, tetapi juga berperan penting dalam pemulihan sosial dan psikologis warga pascabencana. Dengan fasilitas dasar yang memadai, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas secara normal sembari menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah permanen.

Dalam kesempatan tersebut, HRD juga mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar segera menyiapkan data warga terdampak secara akurat serta menyediakan lahan untuk pembangunan huntara. Dua hal tersebut menjadi kunci percepatan realisasi hunian sementara.

BACA JUGA: Ingatkan Ancaman Putusnya Jalur Tengah Aceh, HRD Minta Tujuh Jembatan Kritis Perlu Penanganan Mendesak

“Kalau data dan lahannya siap, proses pembangunan bisa berjalan cepat. Yang terpenting sekarang adalah memastikan masyarakat bisa hidup layak terlebih dahulu,” jelasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera menindaklanjuti kebutuhan di lapangan. Dia memastikan, akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kesiapan lahan dan pendataan calon penghuni.

“Menindaklanjuti apa yang disampaikan Pak Ruslan, Insyaallah saya segera mengarahkan BUMN yang ditunjuk untuk memulai pembangunan huntara yang layak sesegera mungkin. Yang terpenting adalah kesiapan lahan dan data kebutuhan yang akurat,” ujar Dody.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan warga Langkahan, sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan manusiawi dan berkeadilan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...