Jumat, 16 Januari 2026

Bupati Bireuen Kukuhkan Pengurus Sanggar Meuligoe Jeumpa, Teguhkan Komitmen Lestarikan Budaya Aceh

KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST mengukuhkan Pengurus Sanggar Meuligoe Jeumpa masa bakti 2025–2030 dalam sebuah prosesi penuh nuansa budaya di halaman Pendopo Bireuen, Rabu (13/8/2025) malam.

Momen tersebut menjadi peneguhan komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan mempopulerkan seni budaya Aceh di tengah arus modernisasi.

Pengurus baru yang dilantik yakni Ketua Umum, Sadriah, S.K.M., M.K.M, Wakil Ketua Zamzami, S.Pd., M.M, Sekretaris Mursyidin, M.Sos, dan Bendahara Cut Ferawati, S.K.M, M.K.M, beserta sejumlah kepala bidang lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan, sanggar seni memiliki peran penting sebagai benteng sekaligus jembatan pelestarian warisan budaya daerah. Dia mencontohkan, simbol Bungong Jeumpa yang merepresentasikan keindahan dan keteguhan budaya Aceh harus terus hidup dalam jiwa generasi muda.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, mengukuhkan Pengurus Sanggar Meuligoe Jeumpa periode 2025-2030. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

“Melalui sanggar ini, mari kita jadikan seni sebagai media pendidikan karakter, penguatan identitas lokal, dan sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” ajak Mukhlis.

Diingatkannya, pengukuhan kepengurusan Sanggar Meuligoe Jeumpa ini bukan sekadar seremoni pergantian periode, melainkan momentum memperbarui tekad menjaga nilai budaya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pemkab Bireuen, katanya, siap bersinergi dan memberi dukungan penuh terhadap program pelestarian seni dan budaya.

Ketua Umum Sanggar Meuligoe Jeumpa, Sadriah, dalam pidato perdananya menyampaikan, sanggar bukan hanya tempat latihan menari atau musik, tetapi juga ruang edukasi kultural dan pusat kreatif seni lokal. Menurutnya, menjaga sanggar berarti membangun komunitas yang sehat, solid, dan berdaya guna.

Ketua Umum Sanggar Meuligoe Jeumpa, Sadriah, S.K.M., M.K.M. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

“Sanggar ini hadir bukan sekadar untuk tampil di panggung, tetapi untuk mendidik, menginspirasi, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya sendiri,” ujar Sadriah.

Dia berharap seluruh pengurus bekerja dengan semangat kekeluargaan, menjunjung tinggi nilai budaya Aceh, serta berinovasi memadukan tradisi dengan kreativitas masa kini agar tetap digemari generasi muda.

Menurut Sadriah, sanggar ini dapat menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, sekolah-sekolah, komunitas pemuda, dan pelaku seni lainnya, demi meluaskan pengaruh positif budaya di tengah masyarakat. Dapat mengembangkan kegiatan yang tidak hanya bersifat pelestarian, tetapi juga inovatif dan adaptif memadukan tradisi dengan kreativitas masa kini agar tetap relevan bagi generasi muda.

“Mari kita jadikan Sanggar Meuligoe Jeumpa ini sebagai rumah budaya, tempat tumbuhnya semangat, nilai, dan semarak seni lokal yang terus berdenyut dalam nadi Kabupaten Bireuen,” ajak Sadriah. (Hermanto)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...