Jumat, 16 Januari 2026

Tim Pansus III DPRA Rekomendasikan Sejumlah Kegiatan di Bireuen Dikunjungi Ulang

KABAR BIREUEN – Tim Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) merekomendasikan empat kegiatan pembangunan yang dibiayai dengan dana Otsus dan APBA di Kabupaten Bireuen untuk dikunjungi ulang.

Tujuannya, agar bisa dioptimalkan penganggaran dan lebih cepat difungsikan.

Hal tersebut diutarakan oleh Murdani Yusuf kepada Kabar Bireuen, Senin (19/6/2017) dini hari menjelang waktu sahur, di salah satu warung di Kota Bireuen.

Menurutnya, pada saat Tim Pansus III DPRA mengunjungi sejumlah kegiatan pembangunan di Kabupaten Bireuen yang dibiayai dengan dana Otsus maupun APBA beberapa waktu lalu, tidak dihadiri oleh pihak dinas teknis yang bertanggung jawab langsung dengan kegiatan dimaksud.

“Sehingga kami (Tim Pansus III) merekomendasikan kepada Pimpinan DPR Aceh, agar 4 kegiatan di Kabupaten Bireuen untuk dikunjungi ulang. Dasar rekomendasi tersebut, Ketua DPRA menyurati Gubernur Aceh agar menugaskan Dinas Pengairan Aceh untuk turun ke lapangan dan ikut didampingi oleh Anggota DPRA Dapil III yang sedang melaksanakan reses,” ungkap Murdani, yang juga politisi dari PPP.

Dari 4 kegiatan yang perlu dikunjungi ulang, 2 lokasi telah didatangi pada Minggu (18/6/2017), yaitu pembangunan Waduk Paya Peuraden di Kecamatan Juli dan Irigasi Mon Seuke Pulot di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.

Hasil kajian lapangan, ulas Murdani, untuk Irigasi Mon Seuke Pulot harus dioptimalkan dua jenis pekerjaan, penyelesaian pekerjaan bendungan dan pembangunan jaringan saluran induk sepanjang 2000 meter. Selanjutnya, di Waduk Paya Peuraden, Detail Engineering Design (DED) harus dilakukan review. Karena waktu musim hujan atau banjir kiriman, waduk ini sering meluap.

Ditambahkannya, pembangunan Waduk Paya Peuraden pada tahun 2015 yang dibiayai dengan APBA, terkesan tidak mengikuti bangunan lama yang bangun pada tahun 2006 dengan dana APBN. Dimana, pintu air yang dibangun pada tahun 2015 lebih tinggi dari yang sudah ada.

“Pembangunan pintu air yang tidak sempurna, terkesan mengabaikan bangunan lama, makanya harus dilakukan review design. Kalau tidak, Kawasan Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang akan terus banjir pada musim hujan karena air di waduk itu meluap. Dan ini harus ditangani segera agar masyarakat terbebas dari banjir kiriman,” urainya lagi.

Kunjungan kedua lokasi tersebut dihadiri oleh anggota DPRA Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bireuen, yaitu Murdani Yusuf (Fraksi PPP), Ir. Saifuddin Muhammad (Fraksi NasDem), Zulfadli, A.Md (Fraksi PA) dan rekan dewan lainnya.

Pada saat ke lokasi, mereka didampingi langsung oleh sejumlah pejabat dari Dinas Pengairan Provinsi Aceh. “Kami didampingi lengkap oleh pejabat dari Dinas Pengairan. Sekitar 20 orang kami turun ke lokasi,” kata Murdani.

Hari ini mereka kembali mengunjungi pembangunan Jety di Kecamatan Jeunieb dan pembangunan irigasi Aneuk Gajah Rhet di Kecamatan Peudada. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...