Jumat, 16 Januari 2026

Tim Keluarga Sehat Puskesmas Jeunieb Turun ke Desa

KABAR BIREUEN – Tim Keluarga Sehat Puskesmas Jeunieb turun ke desa  untuk melakukan pendekatan kekeluargaan dengan masyarakat usai menghadiri launching program Keluarga Sehat, Kamis (3/8/2017) di Aula kantor Dinas Kesehatan Bireuen.

Kooordinator Lapangan Puskesmas Jeunieb, Irwandi kepada Kabar Bireuen menyebutkan, dengan turunnya mereka ke desa-desa untuk melakukan pendekatan keluarga sehat.

“Cara kerja pelayanan kesehatan yang tidak hanya di dalam gedung saja, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga-keluarga di wilayah kerjanya. Jadi tidak hanya mengandalkan UKBM yang ada,” sebutnya.

Dikatakan Irwandi, adapun tujuan dari pendekatan keluarga sehat ini adalah, meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif.

Selain itu, sebutnya, untuk mendukung pencapaian SPM kabupaten/kota dan SPM provinsi,mendukung pelaksanaan JKN dan mendukung tercapainya program Indonesia sehat

Program Keluarga Sehat tersebut dikembangkan aspek sehat di buat dengan pendekatan keluarga. Tujuannya, menyehatkan keluarga dan dibuatlah indikator keluarga sehat sebagai acuan kemajuan keluarga sehat di setiap daerah maupun wilayah yang ada di indonesia.

Dalam Keluarga Sehat tersebut, ada program prioritas 2015-2019, yaitu Keluarga sehat dan Nusantara sehat, meliputi, kesehatan ibu, menurunkan angka kematian ibu (aki), kesehatan anak, menurunkan angka kematian bayi (akb)-menurunkan prevalensi balita pendek (stunting).

Lalu, pengendalian penyakit menular, mempertahankan prevalensi hiv-aids <0,5-menurunkan prevalensi tuberculosis, menurunkan prevalensi malaria dan pengendalian penyakit tidak menular.

Lainya adalah, menurunkan prevalensi hipertensi, mempertahankan, prevalensi obesitas pada 15,4, menurunkan prevalensi diabetes, menurunkan prevalensi kanker dan diperkuat dengan penyehatan lingkungan (sanitasi dan air minum)

“Terdapat 12 indikator Keluarga Sehat, yang meliputi, keluarga mengikuti program KB (keluarga berencana), ibu hamil memeriksakan kehamilannya (ANC) sesuai standar, bayi mendapatkan Imunisasi lengkap dan pemberian ASI eksklusif bayi 0-6 bulan,” rincinya.

Indikator selanjutnya, kata Irwandi, yang juga Ketua PMI Ranting Jeunieb itu, pemantauan pertumbuhan balita, penderita TB Paru yang berobat sesuai standar, penderita hipertensi yang berobat teratur dan penderita gangguan jiwa berat yang diobati.

“Selain itu, juga indikator keluarga Sehat adalah tidak ada anggota keluarga yang merokok, sekeluarga sudah menjadi anggota JKN, mempunyai sarana air bersih dan menggunakan jamban keluarga,” jelasnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Guest Teacher SD Sukma Bangsa Bireuen, Hadirkan Wartawan Kenalkan Dunia Jurnalistik kepada Siswa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Wartawan Kabar Bireuen, Ihkwati, hadir sebagai guru tamu untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada siswa. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi di kelas V...

PMI Bireuen Terima Bantuan Mini Excavator untuk Pelayanan Pembersihan Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menerima bantuan empat unit mini excavator dari PMI Pusat. Alat itu akan dioperasikan untuk...

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...