Sekjen Partai Demokrat Bireuen, Zulfikar SE

KABAR BIREUEN-Sekjen Partai Demokrat Bireuen, Zulfikar, menegaskan, pihaknya melarang pihak-pihak tertentu menggunakan atribut partai untuk kepentingan politik pribadi. Apalagi, sambil mengeluarkan statemen, seolah-olah itu suara partai tersebut.

“Partai Demokrat ada pimpinannya, jangan asal bunyi (asbun) atau mengeluarkan argumen yang seolah-olah mewakili atau suruhan dari pimpinan partai,” tegasnya.

Menurut anggota DPRK Bireuen tersebut, menggunakan atribut partai sambil memberi pernyataan seolah-olah dari pimpinan partai, merupakan cara kekanak-kanakan yang mau cari perhatian atau ibaratnya mencari kesempatan dalam kesempitan atau juga mencari keuntungan dibaliknya.

Sehingga itu, dapat dinilai belum dewasa dan harus banyak belajar lagi.

“Bila belum bisa berpolitik, belajarlah dulu etika berpolitik” ujar Ketua Fraksi Juang Bersama itu.

Zulfikar, mengaku sangat menyayangkan sikap dan cara Tarmizi Age memberi pernyataan di media massa,¬† yaitu, “Mencoba mendapat informasi dari publik, siapakah orang yang cocok mendampingin Muzakkar menjalankan aktivitas di pemerintahan Bireuen kedepan, Saifuddin Muhammad yang sering disapa Ayah Fud (Mantan Anggota DPR Aceh) antara nama yang senter dibicarakan,” urai Tarmizi Age.

Sementara nama H. Mukhlis, AMD, dilihat lebih tepat menjadi Bupati, berbanding duduk sebagai wakil bupati, yang dianggap tidak memiliki kuasa penuh, bahkan ada argumen yang melihat, dulu Golkar sebagai Bupati dan kini Golkar sebagai wakil Bupati, dianggap (turun kelas).

“Untuk itu, Ayah Fud di anggap menjadi penyeimbang dalam kondisi Bireuen yang sedang membutuh keselaran pembangunan yang lebih baik kedepan,” tutup Tarmizi Age yang juga salah seorang politikus muda Aceh.

Isu yang dikembangkan di media massa tersebut bersifat pribadi bukan dari internal Partai Demokrat.

Sekretaris DPC PD Bireuen, Zulfikar yang dihubungi Kabar Bireuen melalui telpon selulernya Senin malam (27/1/2020) mengatakan, dia baru tiba di Jakarta, sangat kaget saat mengetahui berita tersebut.

“Pernyataan atau statmen Tarmizi Age benar-benar¬† di luar sepengetahuan Pimpinan partai,” tegasnya lagi. (Ihkwati)

BAGIKAN