Rabu, 15 April 2026

Odong-odong Dihentikan Beroperasi di Bireuen, Lima Kendaraan Terjaring Razia

KABAR BIREUN, Bireuen – Dinas Perhubungan Bireuen bersama Satlantas Polres Bireuen, Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) serta di-back-up Subdenpom dan TNI, melakukan razia odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota Bireuen, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam razia ini, lima odong-odong diamankan aparat lalu dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen karena melanggar sejumlah ketentuan.

Setelah diberikan arahan kepada sopir odong-odong, kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polres Bireuen.

Keberadaan odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota itu, seing dikeluhkan masyarakat dan sangat mengganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA: Odong-odong Kembali Berpangkalan di Eks Terminal Bus Bireuen, Kalau Masih Membandel akan Ditindak Tegas

Padahal, mereka sudah direlokasi ke bekas terminal Bireuen dari tempat sebelumnya di kawasan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Namun, kenyataanya odong-odong itu malah mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat, seperti di depan Grand Coffe Bireuen dan Alun-alun Bireuen, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Bireuen Drs. Murdani mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah berkali-kali mengimbau dan menegur sopir odong-odong tersebut.

Odong-odong yang terjaring razia tim gabungan dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen, sebelum diamankan di Mapolres Bireuen. (Foto: Dok Dishub Bireuen)

Tapi, imbauan tersebut tidak dihargai dan diindahkan sama sekali. Mereka tetap mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat di tengah kota, mengakibatkan kemacetan dan terganggunya arus lalu lintas.

Murdani yang memimpin operasi penertiban menyebutkan, karena pengelola odong-odong telah melampaui batas toleransi, maka harus dilakukan razia dan penertiban.

“Odong-odong itu tidak mematuhi imbauan Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. Mereka kuga mengabaikan kepentingan orang banyak, mengganggu ketertiban di jalan serta tak punya izin operasional,” sebutnya.

BACA JUGA: Tak Indahkan Perintah Bupati Bireuen, Odong-odong Masih Mangkal di Kawasan Depan RSUD dr Fauziah

Dikatakan Murdani, odong-odong tak berizin itu mangkal sembarangan, menaikkan dan menurunkan penumpang sesukanya.

Mereka mangkal di beberapa titik seperti depan warkop Grand Coffee dan kawasan alun-alun kota.

Menurut Murdani, razia yang dilakukan tim gabungan, alasan utamanya karena odong-odong itu tidak memiliki izin operasional dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Secara aturan, kendaraan modifikasi tersebut tidak boleh beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar keamanan dan kelayakan jalan.

Selain itu, odong-odong tersebut juga memutar musik dengan volume tinggi, sangat mengganggu warga yang membutuhkan istirahat.

Disebutkan Murdani, ada lima kendaraan yang terjaring razia dan dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

“Sesuai masukan dari Kasatlantas Polres Bireuen, razia akan terus kita lakukan lagi nanti malam dan selama tiga malam ke depan. Jika masih beroperasi, odong-odong itu dibawa ke Mapolres untuk tindakan lebih lanjut,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Fakultas Teknik Umuslim Siapkan Mahasiswa KIP Jadi Duta Kampus

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar coffee morning yang mempertemukan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan jajaran pimpinan...

Usai Kebakaran Aspol Lamteumen Kembali Dibangun, Kapolda Aceh Sebut Bagian dari Pemenuhan Hak Dasar...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak...

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

KABAR POPULER

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Fakultas Teknik Umuslim Siapkan Mahasiswa KIP Jadi Duta Kampus

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar coffee morning yang mempertemukan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan jajaran pimpinan...

Usai Kebakaran Aspol Lamteumen Kembali Dibangun, Kapolda Aceh Sebut Bagian dari Pemenuhan Hak Dasar...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak...