Kamis, 9 Juli 2026

Odong-odong Dihentikan Beroperasi di Bireuen, Lima Kendaraan Terjaring Razia

KABAR BIREUN, Bireuen – Dinas Perhubungan Bireuen bersama Satlantas Polres Bireuen, Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) serta di-back-up Subdenpom dan TNI, melakukan razia odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota Bireuen, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam razia ini, lima odong-odong diamankan aparat lalu dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen karena melanggar sejumlah ketentuan.

Setelah diberikan arahan kepada sopir odong-odong, kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polres Bireuen.

Keberadaan odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota itu, seing dikeluhkan masyarakat dan sangat mengganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA: Odong-odong Kembali Berpangkalan di Eks Terminal Bus Bireuen, Kalau Masih Membandel akan Ditindak Tegas

Padahal, mereka sudah direlokasi ke bekas terminal Bireuen dari tempat sebelumnya di kawasan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Namun, kenyataanya odong-odong itu malah mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat, seperti di depan Grand Coffe Bireuen dan Alun-alun Bireuen, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Bireuen Drs. Murdani mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah berkali-kali mengimbau dan menegur sopir odong-odong tersebut.

Odong-odong yang terjaring razia tim gabungan dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen, sebelum diamankan di Mapolres Bireuen. (Foto: Dok Dishub Bireuen)

Tapi, imbauan tersebut tidak dihargai dan diindahkan sama sekali. Mereka tetap mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat di tengah kota, mengakibatkan kemacetan dan terganggunya arus lalu lintas.

Murdani yang memimpin operasi penertiban menyebutkan, karena pengelola odong-odong telah melampaui batas toleransi, maka harus dilakukan razia dan penertiban.

“Odong-odong itu tidak mematuhi imbauan Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. Mereka kuga mengabaikan kepentingan orang banyak, mengganggu ketertiban di jalan serta tak punya izin operasional,” sebutnya.

BACA JUGA: Tak Indahkan Perintah Bupati Bireuen, Odong-odong Masih Mangkal di Kawasan Depan RSUD dr Fauziah

Dikatakan Murdani, odong-odong tak berizin itu mangkal sembarangan, menaikkan dan menurunkan penumpang sesukanya.

Mereka mangkal di beberapa titik seperti depan warkop Grand Coffee dan kawasan alun-alun kota.

Menurut Murdani, razia yang dilakukan tim gabungan, alasan utamanya karena odong-odong itu tidak memiliki izin operasional dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Secara aturan, kendaraan modifikasi tersebut tidak boleh beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar keamanan dan kelayakan jalan.

Selain itu, odong-odong tersebut juga memutar musik dengan volume tinggi, sangat mengganggu warga yang membutuhkan istirahat.

Disebutkan Murdani, ada lima kendaraan yang terjaring razia dan dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

“Sesuai masukan dari Kasatlantas Polres Bireuen, razia akan terus kita lakukan lagi nanti malam dan selama tiga malam ke depan. Jika masih beroperasi, odong-odong itu dibawa ke Mapolres untuk tindakan lebih lanjut,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...

Silaturahmi dengan Masyarakat Aceh di Makassar, Kak Na Mengaku Bangga atas Kekompakan Perantau Aceh

0
KABAR BIREUEN, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar di Kota Makassar,...

Program Pengembangan Desa Mitra, Poltekkes Kemenkes Aceh Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Bener Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Aceh, Banda Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Aula Pertemuan Desa Suka Damai, Kecamatan...

Satgas PRR akan Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana Sumatera untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan...

KABAR POPULER

Inspektorat Bireuen: Dugaan Pungli Mutasi Kepala UPTD KB Tidak Terbukti

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Inspektorat menyatakan, dugaan pengutipan uang dalam proses mutasi Kepala UPTD Keluarga Berencana (KB) di lingkungan Dinas...

Bupati Bireuen Terima 617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong, Didorong Percepat Pemulihan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...

Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, Bupati Bireuen: Ruang Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh didukung Pemerintah Kabupaten Bireuen melaksanakan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, di Kabupaten Bireuen, Kegiatan yang dihadiri...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...