Jumat, 22 Mei 2026

Odong-odong Dihentikan Beroperasi di Bireuen, Lima Kendaraan Terjaring Razia

KABAR BIREUN, Bireuen – Dinas Perhubungan Bireuen bersama Satlantas Polres Bireuen, Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) serta di-back-up Subdenpom dan TNI, melakukan razia odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota Bireuen, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam razia ini, lima odong-odong diamankan aparat lalu dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen karena melanggar sejumlah ketentuan.

Setelah diberikan arahan kepada sopir odong-odong, kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polres Bireuen.

Keberadaan odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota itu, seing dikeluhkan masyarakat dan sangat mengganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA: Odong-odong Kembali Berpangkalan di Eks Terminal Bus Bireuen, Kalau Masih Membandel akan Ditindak Tegas

Padahal, mereka sudah direlokasi ke bekas terminal Bireuen dari tempat sebelumnya di kawasan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Namun, kenyataanya odong-odong itu malah mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat, seperti di depan Grand Coffe Bireuen dan Alun-alun Bireuen, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Bireuen Drs. Murdani mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah berkali-kali mengimbau dan menegur sopir odong-odong tersebut.

Odong-odong yang terjaring razia tim gabungan dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen, sebelum diamankan di Mapolres Bireuen. (Foto: Dok Dishub Bireuen)

Tapi, imbauan tersebut tidak dihargai dan diindahkan sama sekali. Mereka tetap mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat di tengah kota, mengakibatkan kemacetan dan terganggunya arus lalu lintas.

Murdani yang memimpin operasi penertiban menyebutkan, karena pengelola odong-odong telah melampaui batas toleransi, maka harus dilakukan razia dan penertiban.

“Odong-odong itu tidak mematuhi imbauan Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. Mereka kuga mengabaikan kepentingan orang banyak, mengganggu ketertiban di jalan serta tak punya izin operasional,” sebutnya.

BACA JUGA: Tak Indahkan Perintah Bupati Bireuen, Odong-odong Masih Mangkal di Kawasan Depan RSUD dr Fauziah

Dikatakan Murdani, odong-odong tak berizin itu mangkal sembarangan, menaikkan dan menurunkan penumpang sesukanya.

Mereka mangkal di beberapa titik seperti depan warkop Grand Coffee dan kawasan alun-alun kota.

Menurut Murdani, razia yang dilakukan tim gabungan, alasan utamanya karena odong-odong itu tidak memiliki izin operasional dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Secara aturan, kendaraan modifikasi tersebut tidak boleh beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar keamanan dan kelayakan jalan.

Selain itu, odong-odong tersebut juga memutar musik dengan volume tinggi, sangat mengganggu warga yang membutuhkan istirahat.

Disebutkan Murdani, ada lima kendaraan yang terjaring razia dan dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

“Sesuai masukan dari Kasatlantas Polres Bireuen, razia akan terus kita lakukan lagi nanti malam dan selama tiga malam ke depan. Jika masih beroperasi, odong-odong itu dibawa ke Mapolres untuk tindakan lebih lanjut,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Silaturahmi dengan Wartawan, PKB Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Dorong Pemulihan Pascabencana di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB sekaligus Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, menyoroti ketimpangan pembangunan di...

Tingkatkan SDM Pers, PWI dan Polri Targetkan UKW untuk 10 Ribu Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Mabes Polri menargetkan 10 ribu wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), guna meningkatkan kualitas sumber...

Pelatihan Ekonomi Hijau, HMI MPO Bireuen Dorong Pemulihan Ekosistem Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bireuen menggelar Pelatihan Ekonomi Hijau dan Pemulihan Ekosistem bertema “Strategi Rehabilitasi Lahan Basah Pascabencana bagi...

Pemkab Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Terbakar Rumah dan Angin Kencang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Sosial setempat bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada warga terdampak musibah korban rumah...

Buka FLS3N SMP, Kadisdikbud Bireuen: Jadikan Ajang Ini Panggung yang Sportif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Guna membentuk dan memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan sastra, Dinas Pendidikan dan...

KABAR POPULER

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Pemerintah Aceh Perkuat Layanan Dasar Pascabencana, Daerah Diminta Benahi Data SPM

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe - Pemerintah Aceh memperkuat upaya pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis Pendataan dan...

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...