Odong-odong Dihentikan Beroperasi di Bireuen, Lima Kendaraan Terjaring Razia

KABAR BIREUN, Bireuen – Dinas Perhubungan Bireuen bersama Satlantas Polres Bireuen, Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) serta di-back-up Subdenpom dan TNI, melakukan razia odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota Bireuen, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam razia ini, lima odong-odong diamankan aparat lalu dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen karena melanggar sejumlah ketentuan.

Setelah diberikan arahan kepada sopir odong-odong, kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polres Bireuen.

Keberadaan odong-odong yang mangkal sembarangan di tengah kota itu, seing dikeluhkan masyarakat dan sangat mengganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA: Odong-odong Kembali Berpangkalan di Eks Terminal Bus Bireuen, Kalau Masih Membandel akan Ditindak Tegas

Padahal, mereka sudah direlokasi ke bekas terminal Bireuen dari tempat sebelumnya di kawasan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Namun, kenyataanya odong-odong itu malah mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat, seperti di depan Grand Coffe Bireuen dan Alun-alun Bireuen, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Bireuen Drs. Murdani mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah berkali-kali mengimbau dan menegur sopir odong-odong tersebut.

Odong-odong yang terjaring razia tim gabungan dibawa ke halaman Meuligoe Bireuen, sebelum diamankan di Mapolres Bireuen. (Foto: Dok Dishub Bireuen)

Tapi, imbauan tersebut tidak dihargai dan diindahkan sama sekali. Mereka tetap mangkal dan mengambil penumpang di sembarang tempat di tengah kota, mengakibatkan kemacetan dan terganggunya arus lalu lintas.

Murdani yang memimpin operasi penertiban menyebutkan, karena pengelola odong-odong telah melampaui batas toleransi, maka harus dilakukan razia dan penertiban.

“Odong-odong itu tidak mematuhi imbauan Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. Mereka kuga mengabaikan kepentingan orang banyak, mengganggu ketertiban di jalan serta tak punya izin operasional,” sebutnya.

BACA JUGA: Tak Indahkan Perintah Bupati Bireuen, Odong-odong Masih Mangkal di Kawasan Depan RSUD dr Fauziah

Dikatakan Murdani, odong-odong tak berizin itu mangkal sembarangan, menaikkan dan menurunkan penumpang sesukanya.

Mereka mangkal di beberapa titik seperti depan warkop Grand Coffee dan kawasan alun-alun kota.

Menurut Murdani, razia yang dilakukan tim gabungan, alasan utamanya karena odong-odong itu tidak memiliki izin operasional dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Secara aturan, kendaraan modifikasi tersebut tidak boleh beroperasi di jalan raya karena tidak memenuhi standar keamanan dan kelayakan jalan.

Selain itu, odong-odong tersebut juga memutar musik dengan volume tinggi, sangat mengganggu warga yang membutuhkan istirahat.

Disebutkan Murdani, ada lima kendaraan yang terjaring razia dan dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

“Sesuai masukan dari Kasatlantas Polres Bireuen, razia akan terus kita lakukan lagi nanti malam dan selama tiga malam ke depan. Jika masih beroperasi, odong-odong itu dibawa ke Mapolres untuk tindakan lebih lanjut,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dalam prosesi pelantikan...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Umuslim dan Polres Bireuen Jalin Kerja Sama, Fokus Edukasi Hukum hingga Pencegahan Narkoba

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Bireuen untuk memperkuat edukasi hukum, mencegah penyalahgunaan...

Bantu UMKM Berkembang, Yah Fud Salurkan Peralatan Usaha untuk 20 Wirausaha Pemula di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 20 wirausaha pemula (WP) di Kabupaten Bireuen menerima bantuan peralatan usaha dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil...

DPMTSP Bireuen Raih Penghargaan Sangat Baik dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Bupati Mukhlis Beri...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) meraih penghargaan kategori Sangat Baik dari Kementerian...

KABAR POPULER

Jalaluddin Mantan Pj. Bupati Bireuen Kini Jabat Wakil Rektor III UNIKI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mantan Penjabat (Pj.) Bupati Bireuen, Dr. Jalaluddin, S.H., M.M., kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...