KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia 10 tahun (U-10) keluar sebagai juara Soccer Junior League (SJL) wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Hasil itu memastikan mereka mewakili Sumbagut pada ajang Soccer Junior League tingkat nasional yang akan digelar di Sumatra Barat pada Agustus 2026 mendatang.
Prestasi membanggakan tersebut diraih SSB Bijeh Mata U-10 usai menaklukkan SSB Bintara Muda Rantau Prapat, Sumatra Utara, pada partai final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kopasgat Parako 463, Medan, Sumatra Utara, Kamis, 14 Mei 2026.
Pada laga final, kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal 2 x 10 menit. Kemudian, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti dan SSB Bijeh Mata berhasil menang dengan skor 2-1.

Tim U-10 SSB Bijeh Mata merupakan binaan Darmawan dengan pelatih Azmar Fonna dan manajer tim Abdullah. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Bireuen.
Pembina SSB Bijeh Mata, Darmawan, kepada Kabar Bireuen, Sabtu (16/5/2026), mengatakan, kejuaraan Soccer Junior League wilayah Sumbagut itu diikuti sebanyak 30 SSB dari Aceh dan Sumatra Utara.
“Alhamdulillah pada Soccer Junior League wilayah Sumbagut ini SSB Bijeh Mata U-10 keluar sebagai juara dan berhak mewakili Sumbagut ke tingkat nasional,” ujar Darmawan.
Tidak hanya tim U-10, SSB Bijeh Mata juga mencatat prestasi melalui tim U-12. Pada kejuaraan Soccer Junior League U-12 wilayah Sumbagut yang digelar di lapangan yang sama, tim U-12 berhasil menempati posisi ketiga dan kuga turut mengamankan tiket ke tingkat nasional.

Darmawan menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan ofisial tim yang telah bekerja keras hingga mampu membawa nama Kabupaten Bireuen bersinar di ajang sepak bola usia dini tingkat regional.
Ia juga berharap, adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen serta para donatur agar tim SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 dapat berangkat mengikuti kejuaraan tingkat nasional di Sumatra Barat pada Agustus mendatang.
“Bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen serta para donatur sangat kami butuhkan,” harap Darmawan. (Hermanto)










