Pemerintah Aceh Perkuat Layanan Dasar Pascabencana, Daerah Diminta Benahi Data SPM

KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Pemerintah Aceh memperkuat upaya pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis Pendataan dan Penghitungan Target Kebutuhan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pascabencana Regional I di Hotel Grand Sydney, Lhokseumawe, 21–22 Mei 2026.

Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari 10 kabupaten/kota itu menjadi langkah strategis Pemerintah Aceh untuk memastikan pelayanan dasar tetap berjalan di tengah dampak bencana, terutama bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin dan korban bencana.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh, Dr. Bob Mizwar, SSTP, M.Si., mengatakan, bencana hidrometeorologi tahun 2025 tidak hanya merusak infrastruktur dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu akses masyarakat terhadap layanan dasar.

“Bencana hidrometeorologi tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu akses masyarakat terhadap layanan dasar yang menjadi hak setiap warga negara,” ujar Bob Mizwar.

Disebutkannya, pemenuhan SPM pascabencana merupakan tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah daerah dituntut mampu menyesuaikan perencanaan secara cepat, tepat, dan berbasis data akurat agar pelayanan dasar tetap menjangkau masyarakat.

Peserta kegiatan tersebut terdiri atas unsur Bappeda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominsa), serta Bagian Pemerintahan kabupaten/kota. Hadir pula perwakilan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di antaranya Bappeda Aceh, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh, Inspektorat Aceh, serta Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh.

Kegiatan itu terselenggara atas dukungan program SKALA, kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia.

Melalui lokakarya dan bimbingan teknis tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu mengidentifikasi perubahan target jumlah penerima layanan dan mutu minimal layanan SPM Tahun Anggaran 2026, memetakan prioritas sasaran penerima layanan Tahun Anggaran 2027, serta menyusun data capaian SPM yang realistis dan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas Tim Penerapan SPM dalam pengisian Format I dan Format II secara tepat dan akuntabel, sekaligus menjadi bahan masukan dalam penyusunan kebijakan daerah, termasuk Surat Keputusan Kepala Daerah terkait penyesuaian target pelayanan.

Dalam kesempatan itu, Bob Mizwar turut memaparkan perkembangan capaian pelaksanaan SPM di Aceh. Untuk realisasi anggaran SPM, capaian tertinggi diraih Kabupaten Bener Meriah dengan persentase 41,57 persen.

Sementara untuk pelaporan SPM Triwulan I Tahun 2026, capaian tertinggi dicatat Kota Langsa dengan nilai 69,46 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah kabupaten/kota yang belum menyampaikan laporan SPM Triwulan I. Pemerintah Aceh pun mendorong seluruh daerah segera menuntaskan pelaporan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar.

Sekda Aceh juga menekankan pentingnya kualitas data dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam keberhasilan pemenuhan SPM pascabencana.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan forum ini untuk memperkuat koordinasi serta merumuskan langkah konkret di daerah masing-masing,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemerintah Aceh berharap, hasil lokakarya ini menjadi landasan kuat dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan agar pelayanan dasar dapat terpenuhi secara adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Aceh, termasuk warga terdampak bencana. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bukan Sekadar Menulis: Saatnya Mahasiswa Jadi Penjaga Kebenaran di Era Digital

0
Oleh: Ismatur Rahmi Sekretaris UKM LENSA PERS UNIKI DI ERA derasnya arus informasi digital, setiap orang kini dapat menjadi penyebar berita. Hanya dengan sebuah telepon genggam,...

BSI Siapkan Tabungan untuk Rekening Masyarakat, Bebas Administrasi Bulanan

0
KABAR BIREUEN, ‎Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan rekening BSI Tabunganku dan BSI Tabungan Simpel iB sebagai sebagai instrumen rekening...

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Warga Terperosok ke Saluran di Pasar Ikan Cureh, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kondisi penutup selokan di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dikeluhkan...

KABAR POPULER

Temui Menteri Sosial, Bupati Bireuen Kawal Percepatan Penyaluran Jadup Korban Banjir dan Longsor

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. langsung menghadap Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta...

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

Menteri Sosial Pastikan, Penyaluran Jadup untuk Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen Dipercepat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf memastikan komitmen pemerintah mempercepat penyaluran jaminan hidup (jadup) bagi keluarga terdampak bencana di Kabupaten...

Warga Terperosok ke Saluran di Pasar Ikan Cureh, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kondisi penutup selokan di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dikeluhkan...