Sabtu, 16 Mei 2026

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel Bashry HG atau Abu Mudi melantik pengurus Majelis Pengajian dan Zikir Tastafi periode 2026–2031 untuk wilayah Aceh, luar daerah, hingga perwakilan luar negeri.

Pelantikan yang berlangsung khidmat itu turut didampingi Ketua Majelis Tastafi Pusat, Muhammad Amin Daud atau Ayah Cot Trueng. Kegiatan tersebut dihadiri ulama, santri, serta pengurus Tastafi dari berbagai kabupaten/kota di Aceh dan sejumlah perwakilan luar negeri.

Dalam arahannya, Abu Mudi menegaskan pentingnya menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan memperkuat syiar Islam melalui dakwah yang menyejukkan umat.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, baik di Aceh maupun di luar negeri.

Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Abu Mudi terlebih dahulu menanyakan kesiapan seluruh pengurus untuk dilantik.

“Saya ingin menanyakan kepada teungku semua, bersediakah untuk kami lantik?” tanya Abu Mudi yang langsung dijawab serentak oleh para pengurus.

Selanjutnya, Abu Mudi membacakan naskah pelantikan pengurus wilayah se-Aceh serta pengurus perwakilan dalam dan luar negeri Majelis Tastafi periode 2026–2031.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta memohon rahmat dan rida Allah SWT, pada malam ini, Jumat, 27 Dzulqa’dah 1447 Hijriah bertepatan dengan 15 Mei 2026 Masehi pukul 22.15 WIB di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, kami melantik pengurus wilayah se-Aceh serta pengurus perwakilan dalam negeri dan luar negeri Majelis Pengajian dan Zikir Tastafi periode 2026–2031,” ujar Abu Mudi.

Dalam naskah pelantikan tersebut, Abu Mudi menyampaikan, kepengurusan Tastafi memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pengajian tasawuf, tauhid, dan fikih berdasarkan iktikad Ahlussunnah wal Jamaah, baik di Aceh maupun luar negeri.

Selain membina umat, para pengurus juga diharapkan mampu melindungi masyarakat dari pengaruh ajaran sesat, liberalisme, sekularisme, dan radikalisme.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar dengan penuh keikhlasan, istiqamah, dan tanggung jawab. Amin ya rabbal alamin,” tutup Abu Mudi yang juga pendiri Tastafi.

Berdasarkan keputusan Pengurus Pusat Majelis Tastafi, kepengurusan periode 2026–2031 mencakup pengurus wilayah di seluruh Aceh, sejumlah provinsi di Indonesia, hingga perwakilan luar negeri seperti Brunei Darussalam dan kawasan Scandinavia, Eropa. (Red) 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...