KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 11 atlet Kempo Bireuen sukses lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut setelah 11 atlet mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA IV) cabang olahraga Shorinji Kempo yang digelar di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, 14-18 Mei 2026.
Ketua Umum Pengkab Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bireuen Taufiq Ridha, Senin, 18 Mei 2026 menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para atlet Kempo Bireuen yang sudah berusaha maksimal untuk meraih medali dalam membawa nama Kabupaten Bireuen.
“Walau hasilnya satu emas dan tiga perunggu, ini menjadi harapan dalam menghadapi PORA di Aceh Jaya nantinya. Bahwa semua atlet yang ikut dan semuanya lolos ke PORA, ini sebuah prestasi yang baik untuk dimaksimalkan nantinya,” ucap Taufiq Ridha yang merupakan anggota DPRK Bireuen dari Partai Golkar.
Taufiq Ridha mengatakan dalam menghadapi PORA Aceh Jaya yang rencananya dihelat pertengahan November 2026. Pengurus dan pelatih tentunya akan melakukan evaluasi dalam mempersiapkan atlet Kempo Bireuen agar dapat meraih hasil yang terbaik untuk kontingen Kabupaten Bireuen.

Taufiq menyampaikan terima kasih kepada KONI Kabupaten Bireuen yang telah memfasilitasi keberangkatan Kontingen Kempo Bireuen yang terdiri dari 11 atlet yang dominan masih berusaha sangat muda dan tiga orang pendamping sebagai official dan pelatih.
Sementara Manejer/Official Kontingen Shorinji Kempo Kabupaten Bireuen, Murdeli, didampingi pelatih utama, Jumaidi mengatakan dari 11 atlet terdiri dari enam putra dan lima putri yang diikutkan di sejumlah nomor pertandingan pada Pra PORA cabor Kempo. Para Kenshi Kabupaten Bireuen meraih 1 medali emas dan 3 medali perunggu.
Medali emas diraih Muhammad Dzairofie pada nomor Randori (perkelahian bebas) putra kelas 45 -50 kilogram. Perunggu diraih Haikal Arief pada nomor Randori putra kelas 50-55 kilogram. Medali perunggu lainnya diraih Puji Sonia pada pada nomor Randori putri kelas 65-70 kilogram. Medali perunggu ketiga diraih pada nomor Embu (gerak seni) beregu Putra I Kyu.
“Ada satu atlet randori putra yang potensi mendapat medali, tetapi kemudian mengalami cedera pada kaki kanan sehingga kalah pada tahap menuju semi final atas nama Akmarullah di kelas 65-70 kilogram, dia juga bermain di nomor embu beregu putra 1 Kyu, embu beregu campuran,” kata Murdeli. (Rizanur)












