Minggu, 5 Juli 2026

Tak Indahkan Perintah Bupati Bireuen, Odong-odong Masih Mangkal di Kawasan Depan RSUD dr Fauziah

KABAR BIREUEN-Bireuen– Pengelola/pemilik Odong-odong yang berpangkalan di Jalan T Hamzah Bendahara di depan ruang inap pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen tidak mengindahkan Surat Bupati Bireuen Nomor : 500.11.1/877, Tanggal 8 Agustus 2025, Perihal : relokasi pangkal odong-odong yang tandatangani Bupati Bireuen, Mukhlis, ST.

Padahal, dalam surat itu, diperintahkan kepada Pemilik /Pengelola Odong-odong untuk memindahkan pangkalannya ke Terminal Lama Kota Bireuen yang berada di Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh paling lambat tanggal 15 Agustus 2025 diulangi 15 Agustus 2025.

Berdasarkan pantauan Kabar Bireuen, sampai Senin (18/8/2025) malam, odong-odong masih mangkal di samping ruang inap pasien RSUD dr Fauziah Bireuen.

Tampak tujuh unit odong-odong parkir menunggu penumpang hingga ke depan pintu sebelah timur RSUD dr Fauziah Bireuen.

BACA JUGA :Terima Komplain Masyarakat, Bupati Keluarkan Surat Relokasi Kembali Pangkalan Odong-odong ke Bekas Terminal Lama Bireuen

Terkait hal tersebut, Sekretaris Organda Bireuen, A.M Isda kepada Kabar Bireuen, Senin (18/8/2025) mengatakan, seharusnya pemilik odong-odong mengindahkan surat bupati Bireuen agar segera mau pindah ke ke eks terminal Tipe C Bireuen, Kawasan Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

“Mereka tak seharusnya berpangkalan di lokasi teraebut, karena itu merupakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dan sangat mengganggu pasien rumah sakit juga,” sebut pria yang akrab disapa Manan Isda itu.

Menurutnya, dinas terkait juga harus bertindak tegas menindaklanjuti Surat Bupati tersebut.

“Dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Bireuen harusnya bertindak tegas, melakukan penertiban terhadap pengelola odong-odong yang masih bandel tak mau pindah,” sebutnya.

Saran Organda, agar seharusnya keberadaan odong-odong hanya beroperasi malam hari saja dan jangan mengangkut penumpang di siang hari. Sebab, kalau odong-odong beroperasi dan mengangkut penumpang siang hari, bisa merugikan jasa angkutan umum yang memiliki izin mengangkut penumpang.

“Hal itu perlu diatur juga. Jangan sampai merugikan jasa angkutan penumpang,” saran Abdul Manan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bireuen, Drs Murdani yang dikonfirmasi Kabar Bireuen membenarkan pengelola odong-odong belum mengindahkan surat Bupati Bireuen, tertanggal 8 Agustus 2025.

“Belum diindahkan. Besok malam rencananya akan dilakukan penertiban terpadu dibawah kendali Satpol PP dan melibatkan unsur TNI, Polri dan Subdenpom,” ungkapnya.

Surat Bupati Bireuen

Sebelumnya, seperti diberitakan Kabar Bireuen, Bupati Bireuen mengeluarkan surat relokasi pangkalan odong-odong tersebut bedasarkan Surat Bupati Bireuen, Nomor : 500.11.1/877, Tanggal 8 Agustus 2025, Perihal : relokasi pangkal odong-odong yang tandatangani Bupati Bireuen, Mukhlis, ST.

Dinas Perhubungan Bireuen telah mengadakan pertemuan dengan pemilik/pengengolola odong-odong terkait relokasi pangkalan odong-odong, di kantor Subdenpom IM/I-I Bireuen, beberapa waktu lalu.

Relokasi dilakukan karena sering adanya komplain atau keluhan dari masyarakat.

Demi kenyamanan pasien rawat inap dan keamanan tempat Gas Medis RSUD Fauziah Bireuen, karena tempat mangkal odong-odong tersebut berdekatan dengan RSUD dr Fauziah.

Dalam surat itu disebutkan:

1. Menindaklanjuti Peraturan Bupati Bireuen Nomor $4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kabupaten Bireuen, salah satunya ruas Jalan T. Hamzah Bendahara, serta demi kenyamanan pasien rawat inap dan keamanan tempat Gas Medis RSUD Fauziah Bireuen.

2. Berdasarkan hal tersebut, diperintahkan kepada Pemilik /Pengelola Odong-odong untuk memindahkan pangkalannya ke Terminal Lama Kota Bireuen yang berada di Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh paling lambat tanggal 15 Agustus 2025 diulangi 15 Agustus 2025.

3. Dalam pelaksanaannya pemilik/pengelola odong-odong agar mematuhi hal-hal sebagai berikut : tidak mangkal pada tempat yang sudah dilarang, tidak menghidupkan musik disaat azan berkumandang serta volume agar disesuaikan dan memilih jenis musik yang bernafaskan syariat islam.

4. Demikian diperintahkan untuk dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan apabila tidak dipatuhi akan diambil tindakan tegas. (Ihkwati)

.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

KABAR POPULER

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...