KABAR BIREUEN, Bireuen – Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini kosong. Kekosongan dikarenakan berbagai penyebab, di antaranya, pensiun dan meninggal dunia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bireuen, Azhari Yusuf, SSos MM yang ditemui Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026), membenarkan informasi adanya kekosongan sejumlah posisi jabatan tinggi pratama dan jabatan administrator.
“Benar. Ada lima jabatan eselon II (kosong) dan 15 administrator (sekretaris dinas/badan, kepala bagian, kepala bidang dan sekretaris kecamatan) kosong,” katanya.
Azhari yang didampingi Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM, Afdhal, mengungkapkan penyebab kekosongan jabatan tinggi pratama dan jabatan administrator di Pemkab Bireuen.
“Rata-rata pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Ada juga yang meninggal dunia. Kemudian, ada yang sudah dilantik sebagai pejabat di Pemerintah Aceh dan menduduki jabatan eselon II di Bireuen,” jelas mantan Camat Peusangan Siblah Krueng ini.
Untuk jabatan eselon II yang kosong, katanya, sementara ditunjuk Pelaksana tugas, sambil menunggu dibuka seleksi.
“Yang administrator sudah diusulkan nama-namanya,” ujar mantan Pelaksana tugas Asisten Administrasi Setdakab Bireuen ini tanpa menyebut jadwal pelantikannya.
Berikut posisi jabatan tinggi pratama dan jabatan administrator Pemkab Bireuen yang kosong:
Kepala Dinas Sosial dijabat oleh Plt, setelah Ismunandar dilantik sebagai Sekda Kabupaten Bireuen. Kepala Dinas Perhubungan juga dijabat oleh Plt, karena Bob Mizwar telah menempati jabatan baru sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Aceh.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan juga kosong, setelah Irwan, SP MSi memasuki masa pensiun. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM kosong, setelah Murdani purna tugas. Terakhir, posisi Kasatpol PP dan WH dijabat oleh Musni Syahputra selaku Plt karena Chairullah, SE dikabarkan mengundurkan diri karena sakit.
Jabatan Administrator
Kepala Bagian Kesra dan Keistimewaan Aceh (Tarmizi, pensiun), Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Sekretaris BKPSDM dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sekretaris Kecamatan Juli (meninggal dunia) dan Sekretaris Kecamatan Simpang Mamplam.
Lalu, Wadir Pelayanan, Wadir Penunjang dan Kabid Penunjang pada RSUD dr Fauziah Bireuen. Kabid KB dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak pada DPMGPKB.
Berikut, Kabid SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda.
Selain itu, tiga OPD di Pemkab Bireuen berubah status dan naik tipe. Dinas Sosial, sebelumnya tipe C, kini menjadi tipe A dan struktur juga bertambah (bidang), dari sebelumnya dua menjadi empat. Namun, dua jabatan baru itu belum dilantik pejabatnya.
Seterusnya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), posisi sekretaris dan tiga kepala bidang juga belum dilantik. Hal yang sama juga pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), struktur organisasi belum dilantik pejabat definitif, baik sekretaris maupun kepala bidang. (Rizanur)









