suasana Bundaran Simpang empat Bireuen yang ramai dilintasi pengendara

KABAR BIREUEN–Hingga hari keempat lebaran Idul Fitri 1441 hijriah (27/5/2020), masyarakat Kabupaten Bireuen masih aman dari virus corona (covid-19).

Masih amannya warga masyarakat Kabupaten Bireuen dari terjangkitnya virus corona berkat kerja keras Pemkab Bireuen beserta unsur Forkopimda, unsur TNI/Polri setempat dan seluruh jajarannya terutama pihak Dinas Kesehatan dalam memberikan bimbingan dan arahan serta kepatuhan masyarakat dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Hal itu dikatakan Juru bicara Covid-19 Kabupaten Bireuen Husaini,SH, MM kepada Kabar Bireuen di kantor Sekretaraiat Covid-19 Kabupaten Bireuen, Rabu (27/5/2020).

Disebutkan Husaini, Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang mengikuti perawatan di RSUD dr Fauziah sebagai Rumah Sakit Rujukan  sejak terjangkitnya virus corona nihil, orang yang menjalani karantina di Cot Batee Geulungku tidak ada lagi alias kosong.

Husaini, SH, MM (Jubir Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bireuen)

Sementara Orang Dalam Pengawasan (ODP) masih 4 orang lagi dan traveller orang-orang yang pulang dari perantauan sebanyak 151 orang masih menjalani isolasi di rumah masing-masing dalam waktu dekat akan segera berakhir.

Husaini mengimbau masyarakat Bireuen tidak boleh lalai dalam mencegah diri berserta keluarganya dari covid-19  meskipun masyarakat Kabupaten Bireuen masih aman dari covid-19 setiap warga masyarakat dan keluarga yang keluar dari rumah harus tetap memakai masker.

“Masyarakat harus tetap tetap patuh kepada imbauan Pemkab Bireuen setiap keluar rumah harus memakai masker, hindari mengunjungi tempat-tempat keramaian, nongkrong berlama-lama  di warung kopi dan setiap selesai melaksanakan shalat lima waktu berdoa tolak bala kepada Allah SWT agar  virus corona segera pulih harap,” harap jubir covid-19.

Untuk diketahui, tradisi merayakan Hari Raya  Idul Fitri bagi masyarakat Aceh di kota dan di desa-desa saling kunjung mengunjungi, saling bermaaf- maafan masih tetap lestari sepanjang masa.

Dalam bulan Syawal (Lebaran Idul Fitri) anak mengunjungi orang tua, adik mengunjungi abang (kakak), warga saling berkunjung sesama tetangga, rakyat mengunjungi pejabat dan ummat menunjungi para Ulama pada  lebaran Idul Fitri masih terlihat ramai.

Tidak ketinggalan, warga saling kunjung mengujungi sanak keluarga antar kecamatan/Kabupaten  dengan menggunakan kenderaan roda empat, roda dua sejak hari kedua lebaran Idul Fitri padat melintasi kota Bireuen berjalan lancar dan aman. (H.AR Djuli/*)

BAGIKAN