Sabtu, 17 Januari 2026

Kadinkes Bireuen: Oktober Bulan Eliminasi Kaki Gajah

KABAR BIREUEN- Bulan Oktober bulan yang ditetapkan untuk minum obat pencegahan penyakit kaki gajah tahun ketiga 2017 secara serentak seluruh daerah indemis di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen dr Amir Addani, M Kes menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen disela-sela dia melaksanakan donor darah bersama pegawai Pukesmas Jeumpa di Desa Teupok Tunong Kecamatan Jeumpa Bireuen, Sabtu (16/9/2017).

Dikatakan, pelaksanaan penyaluran obat pencegahan penyakit kaki gajah di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bireuen dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pukesmas, Pustu yang tersebar dalam Kabupaten Bireuen, diawali penyeluran obat di kantor Pusat Pemkab Bireuen 1 Oktober 2017 bagi PNS jajaraan Pemkab Bireuen, disusul untuk masyarakat di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Obat pencegahan penyaklit kaki gajah yang disalurkan harus diminum langsung ditempat penyaluran, makanya setiap warga masyarakat harus datang langsung ketempat-tempat penyaluran obat pecegahan penyakitb kaki gajah yang telah ditentukan.

Menurut dr Amir Addani, obat pencegahan penyakit kaki gajah diberikan dan diminum masyarakat yang berusia 2 – 60 tahun. Kabupaten Bireuen dari julah 400 ribu penduduk, sekitar 300 ribu lebih berhak mendapat obat pencegahan penyakit kaki gajah secara gratis untuk diminum.

Untuk menyukseskan bulan Eliminasi Kaki Gajah, seluruh Puskesmas jajaran Dinas Kesehatan Bireuen sudah mensosialisasikan kepada seluruh perangkat desa, Keuchiek, Sekdes, Imum Desa, Kepala Mukim agar dapat menyampaikan kepada masyarakat desanya masing-masing tentang petingnya minum obat pecegahan penyakit kaki gajah yang dItularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing mikrofilaria kepada orang lain melalui nyamuk.

Penularan penyakit kaki gajah, kata dr Amir pada waktu nyamuk mengisap darah penderita penyalit kaki gajah, mikcrofilaria ikut terhisap dan masuk kedalam badan nyamuk. Di dalam tubuh nyamuk mikrofilaria berubah menjadi larva dalam jangka waktu 1-2 minggu.

Saat nyamuk mengisap darah orang yang sehat, larva didalam tubuh nyamuk menempel pada kulit manusia dan masuk kedalam tubuh manusia. Larva tersebut kemudian berimigrasi kesaluran getah bening dan tumbuh dewasa menjadi cacing filaria.

“Semua nyamuk bisa menularkan penyakit kaki gajah, seperti nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan, nyamuk rawa dan nyamuk sawah,” ujar dr Amir. (Abu Iskandar).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...