KABAR BIREUEN- Bulan Oktober bulan yang ditetapkan untuk minum obat pencegahan penyakit kaki gajah tahun ketiga 2017 secara serentak seluruh daerah indemis di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen dr Amir Addani, M Kes menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen disela-sela dia melaksanakan donor darah bersama pegawai Pukesmas Jeumpa di Desa Teupok Tunong Kecamatan Jeumpa Bireuen, Sabtu (16/9/2017).
Dikatakan, pelaksanaan penyaluran obat pencegahan penyakit kaki gajah di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bireuen dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pukesmas, Pustu yang tersebar dalam Kabupaten Bireuen, diawali penyeluran obat di kantor Pusat Pemkab Bireuen 1 Oktober 2017 bagi PNS jajaraan Pemkab Bireuen, disusul untuk masyarakat di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Obat pencegahan penyaklit kaki gajah yang disalurkan harus diminum langsung ditempat penyaluran, makanya setiap warga masyarakat harus datang langsung ketempat-tempat penyaluran obat pecegahan penyakitb kaki gajah yang telah ditentukan.
Menurut dr Amir Addani, obat pencegahan penyakit kaki gajah diberikan dan diminum masyarakat yang berusia 2 – 60 tahun. Kabupaten Bireuen dari julah 400 ribu penduduk, sekitar 300 ribu lebih berhak mendapat obat pencegahan penyakit kaki gajah secara gratis untuk diminum.
Untuk menyukseskan bulan Eliminasi Kaki Gajah, seluruh Puskesmas jajaran Dinas Kesehatan Bireuen sudah mensosialisasikan kepada seluruh perangkat desa, Keuchiek, Sekdes, Imum Desa, Kepala Mukim agar dapat menyampaikan kepada masyarakat desanya masing-masing tentang petingnya minum obat pecegahan penyakit kaki gajah yang dItularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing mikrofilaria kepada orang lain melalui nyamuk.
Penularan penyakit kaki gajah, kata dr Amir pada waktu nyamuk mengisap darah penderita penyalit kaki gajah, mikcrofilaria ikut terhisap dan masuk kedalam badan nyamuk. Di dalam tubuh nyamuk mikrofilaria berubah menjadi larva dalam jangka waktu 1-2 minggu.
Saat nyamuk mengisap darah orang yang sehat, larva didalam tubuh nyamuk menempel pada kulit manusia dan masuk kedalam tubuh manusia. Larva tersebut kemudian berimigrasi kesaluran getah bening dan tumbuh dewasa menjadi cacing filaria.
“Semua nyamuk bisa menularkan penyakit kaki gajah, seperti nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan, nyamuk rawa dan nyamuk sawah,” ujar dr Amir. (Abu Iskandar).










