KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan Daud, kembali meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera merealisasikan rencana pengembangan Bandara Malikussaleh di Aceh Utara, yang selama ini hanya sebatas janji.
Hal itu disampaikan H. Ruslan Daud atau yang akrab disapa HRD dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi dan jajaran, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025), sebagaimana terpantau melalui Channel YouTube TVR Parlemen.
“Janji terus hanya janji, tapi belum ada hasilnya. Yang anehnya, saat pembahasan muncul angka demi angka, tapi entah kenapa setiap tahun anggarannya selalu hilang. Karena itu saya mengingatkan kembali kepada Bapak Menteri agar segera mengalokasikan anggaran untuk pengembangan Bandara Malikussaleh,” tegas HRD dalam rapat tersebut.
BACA JUGA: Dorong Jadi Program Prioritas, Besok HRD Ajak Menhub Tinjau Bandara Malikussaleh
HRD menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur transportasi tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Utara, terlebih Bandara Malikussaleh masuk dalam kawasan strategis yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.
Anggota DPR RI asal Dapil Aceh II ini juga menyebutkan, pejabat pemerintah daerah saat ini, khususnya Bupati Aceh Utara yang baru, memiliki komitmen kuat untuk membangun wilayahnya. Oleh karena itu, kata dia, dukungan pemerintah pusat melalui pengembangan fasilitas bandara menjadi sangat penting.
BACA JUGA: Dikunjungi HRD, Sekjen Kemenhub Siap Perjuangkan Pembangunan Pengembangan Bandara Malikussaleh
“Bandara Malikussaleh butuh penyempurnaan segera, sehingga transportasi udara yang representatif dapat hadir di Aceh Utara,” ujarnya.
Sebagai anggota DPR RI dua periode, HRD menilai pengembangan Bandara Malikussaleh merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda-tunda lagi, karena berpengaruh besar terhadap kelancaran mobilitas, investasi, dan pertumbuhan ekonomi kawasan. (Suryadi)











