Kamis, 22 Januari 2026

Bersana Dermawan Brunei Awang Idris, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Desa Terpencil di Aceh Tamiang

KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Kolaborasi kemanusiaan lintas negara ditunjukkan Tim Relawan Mustafa A Glanggang bersama dermawan asal Brunei Darussalam, Alhaj Awang Idris, dalam menyambut awal tahun 2026 dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Aceh Tamiang.

Aksi kemanusiaan tersebut dipusatkan di Desa Rimba Sawang, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (2/1/2026).

Mustafa A Glanggang dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen, Kamis (8/1/2026), menyampaikan, nbantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, obat-obatan, perlengkapan ibadah, makanan ringan untuk anak-anak, serta pakaian dalam wanita. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Awang Idris bersama Tim Relawan Mustafa A Glanggang kepada warga terdampak.

Awang Idris mengaku, sangat terpukul menyaksikan kondisi pascabanjir di Aceh Tamiang, khususnya di Kota Kuala Simpang yang tampak lumpuh. Ia bahkan menyamakan situasi tersebut dengan daerah konflik yang pernah ia kunjungi.

“Saya pernah ke Gaza. Kondisinya hampir sama seperti di kota ini,” ujar Awang Idris dengan mata berkaca-kaca, sebagaimana disampaikan Mustafa A Glanggang.

BACA JUGA: Mustafa A Glanggang Menetes Air Mata, Lihat Kondisi Gampong Krueng Beukah Bagaikan “Desa Mati”

Dijelaskannya, pemilihan Desa Rimba Sawang yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Kuala Simpang dilakukan sebagai upaya pemerataan bantuan, terutama bagi warga di wilayah pedalaman yang kerap luput dari perhatian.

“Daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan biasanya paling rentan terabaikan. Kondisi di Rimba Sawang sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius,” sebut Mustafa.

Menurut Mustafa, dalam kesempatan tersebut Kepala SD Negeri Rimba Sawang, Ani, menceritakan pengalaman pahit saat banjir melanda desanya. Dia menyebutkan, ketinggian air mencapai lima hingga enam meter. Dengan latar belakang sebagai mantan guru olahraga, Ani nekat berenang untuk mengevakuasi anak-anak dan warga lanjut usia ke tempat yang lebih aman.

Awang Idris menyalukan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Desa Rimba Sawang, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: Dok. Pribadi)

Aksi heroik Ani sempat menjadi perhatian publik dan viral setelah ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional, sebagai sosok perempuan pemberani yang mempertaruhkan keselamatan demi warganya.

Disebutkan Mustafa, dalam perjalanan menuju Desa Rimba Sawang, rombongan relawan menyaksikan sejumlah rumah warga yang hancur diterjang banjir. Air sungai juga masih terlihat meluap hingga ke area perkebunan sawit di sekitar desa, yang sebagian besar dimiliki perusahaan dari luar Aceh Tamiang.

Mustafa A Glanggang, yang juga pernah terlibat langsung dalam penanganan bencana tsunami Aceh 2004 serta menjabat sebagai Bupati Bireuen periode 2002–2007, menilai minimnya bantuan di Rimba Sawang menjadi bukti masih lemahnya jangkauan penanganan bencana ke wilayah terpencil.

BACA JUGA: Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan Alue Kuta

“Di sini terlihat jelas kurangnya perhatian, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial dan donatur lainnya,” ujarnya.

Awang Idris yang datang bersama Abdul Latif dan Farhan berjanji akan kembali ke Aceh setelah kembali ke Brunei Darussalam. Ia menyatakan komitmennya untuk menggalang bantuan yang lebih besar bagi warga Aceh yang terdampak banjir dan longsor.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Insyaallah kami akan kembali membawa lebih banyak bantuan,” ucap Awang Idris, seperti disampaikan Mustafa Glanggang. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Analisis Kebijakan Bupati Bireuen dalam Pembangunan Hunian Tetap

0
Oleh: M. Zubair ASN Pemkab Bireuen, Warga di Daerah Terdampak Banjir BENCANA alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menyisakan kerusakan...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...