Selasa, 30 Juni 2026

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan Alue Kuta

KABAR BIREUEN, Jangka — Di tengah akses terputus dan medan yang ekstrem, mantan Bupati Bireuen, Drs H Mustafa A Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menempuh jalur sulit demi mengantarkan langsung bantuan kepada korban banjir bandang di kawasan pesisir Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Senin (8/12/2025).

Bahkan, kendaraan pengangkut bantuan harus melintasi jembatan darurat dari batang pohon kelapa agar bisa mencapai lokasi pengungsian.

Mustafa bersama tim relawan berhasil masuk ke Gampong Kuala Ceurape dan Alue Kuta, untuk menyalurkan bantuan bahan makanan pokok hasil donasi para dermawan yang dikumpulkan melalui Posko Relawan Mustafa di Hotel Graha Buana, Bireuen.

“Alhamdulillah, hari ini kami berhasil masuk ke Kuala Ceurape dan Alue Kuta untuk menyerahkan langsung bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” ujar Mustafa kepada wartawan usai mengantar bantuan tersebut.

Dia menjelaskan, bantuan yang disalurkannya itu meliputi sembako, pakaian layak pakai, roti, biskuit untuk anak-anak, serta pembalut wanita. Bantuan tersebut berasal dari sumbangan rekan-rekannya serta para pengusaha di luar Aceh yang tersentuh oleh kondisi korban banjir di Bireuen.

Perjalanan menuju lokasi pengungsian, menurut Mustafa, bukanlah perkara mudah. Pickup pengangkut bantuan harus melewati jembatan darurat dari batang pohon kelapa di Dusun Pasi, Kuala Ceurape, akibat putusnya akses jalan pascabanjir bandang yang terjadi pada 26 November lalu.

Jalur ekstrem yang harus ditempuh Mustafa A Glanggang bersama Tim Relawan saat mengantar bantuan kepada pengungsi di Kecamatan Jangka. (Foto: Dok. Pribadi)

“Medannya sangat sulit, tapi kami bersyukur kendaraan pembawa bantuan bisa melewatinya dengan hati-hati,” ungkapnya.

Meski demikian, Mustafa mengakui, bantuan yang diberikan masih jauh dari mencukupi dibandingkan kebutuhan para korban, khususnya mereka yang masih bertahan di barak pengungsian setelah kehilangan tempat tinggal akibat terjangan banjir bandang.

Ketua Umum PSSB Bireuen itu mengaku, miris mendengar pengakuan para pengungsi yang menyebutkan hingga kini belum ada pejabat yang berkunjung langsung ke lokasi mereka.

“Kami sangat sedih melihat kondisi para korban yang masih mengungsi. Kehidupan mereka benar-benar memprihatinkan karena rumah-rumah hancur. Mereka kini bertahan di barak pengungsian di Balai Dusun Pasi dan di dayah,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Mustafa, kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi adalah beras untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Makanan mereka sebagian besar dimasak di dapur umum yang didirikan secara swadaya untuk membantu warga terdampak banjir.

“Beras menjadi kebutuhan yang sangat mendesak untuk kelangsungan hidup mereka di pengungsian,” demikian disampaikan Mustafa A Glanggang. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...