Rabu, 13 Mei 2026

Belum Tuntas Diperbaiki, Jalan Leubu–Ulee Gle Masih Banyak Lubang Berbahaya

KABAR BIREUEN, Makmur – Kondisi Jalan Leubu–Ulee Gle di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, masih membahayakan pengendara meski sebagian ruas telah diperbaiki. Bahkan, lokasi di kawasan Lampoh Rujak Tringgadeng yang sebelumnya menelan korban jiwa akibat pengendara terperosok ke lubang, hingga Minggu (10/5/2026) belum juga ditangani secara tuntas.

Warga menyebut, lubang di badan jalan tersebut hanya dipotong oleh pekerja tanpa dilakukan pengerukan maupun perbaikan lanjutan. Akibatnya, saat hujan turun, genangan air menutupi lubang, sehingga sulit dideteksi pengendara sepeda motor.

Tokoh masyarakat Makmur, Muhibuddin, mengatakan, masih banyak titik kerusakan di sepanjang Jalan Leubu yang membutuhkan penanganan segera dari pemerintah kecamatan maupun kabupaten.

BACA JUGA:  Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

“Pemerintah kecamatan dan kabupaten harus peka terhadap kondisi ini. Kalau dibiarkan, korban akan terus berjatuhan, apalagi saat musim hujan,” ujar Muhibuddin.

Menurut warga lainnya, Rizal, lubang di kawasan Lampoh Rujak Tringgadeng sebenarnya sempat ditimbun warga menggunakan tanah setelah terjadi kecelakaan maut. Namun, timbunan tersebut kembali hilang akibat diguyur hujan dan tergerus air yang menggenang di badan jalan.

Lubang di badan jalan yang ditutupi genangan air hujan di kawasan Lampoh Rujak, tempat warga Tringgadeng meninggal beberapa waktu lalu. (Foto: Faisal Ali/Kabar Bireuen)

“Karena sulit menebak posisi lubang, tadi sore sudah ada dua sepeda motor lagi yang terperosok, masing-masing Honda Beat dan Vario,” kata Rizal.

Tidak hanya di Tringgadeng, kerusakan jalan juga terjadi di Gampong Leubu Cot. Pengendara yang terjerembab ke lubang di lokasi itu berpotensi terjatuh meski sudah diberi tanda menggunakan cat pilok putih.

BACA JUGA: Jalan Utama Makmur Rusak Parah, Warga Berharap Segera Diperbaiki 

Kondisi serupa juga ditemukan di Gampong Blang Kuthang. Jalan aspal di kawasan tersebut telah dipotong untuk perbaikan, tetapi hingga kini belum direnovasi sehingga menyisakan lubang cukup besar yang membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan amatan di lapangan, mulai dari Simpang Leubu hingga Ulee Gle masih banyak terdapat lubang di badan jalan yang belum ditangani. Warga berharap pemerintah setempat segera melakukan penimbunan sementara agar pengendara tidak terjebak dan mengalami kecelakaan.

Warga Kecamatan Makmur juga meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi jalan utama tersebut. Ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas setiap hari. (Faisal Ali) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Adnen Nurdin Harap Pembangunan Infrastruktur di Bireuen Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRK Bireuen Fraksi PKB, Adnen Nurdin, mendorong Pemerintah Kabupaten Bireuen agar pembangunan infrastruktur lebih difokuskan pada kebutuhan nyata masyarakat...

KABAR POPULER

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Adnen Nurdin Harap Pembangunan Infrastruktur di Bireuen Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRK Bireuen Fraksi PKB, Adnen Nurdin, mendorong Pemerintah Kabupaten Bireuen agar pembangunan infrastruktur lebih difokuskan pada kebutuhan nyata masyarakat...

Dana Bantuan Korban Bencana Tak Boleh Dipotong, Bupati Bireuen Beri Peringatan Keras

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Bupati Bireuen Ir H. Mukhlis ST, memerintahkan kepada para penyintas supaya menggunakan dana bantuan banjir sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan oleh...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...