KABAR BIREUEN – Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, SSos yang biasa disapa Ceulangiek meminta kepada Bank Aceh Syariah agar memberikan restrukturisasi atau keringanan pinjaman kredit bagi Anggota DPRK dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Bireuen.

Menurut Ceulangiek, merebaknya virus Corona (Covid-19) berdampak pada tingginya biaya hidup dan terbatasnya gerak ASN untuk mencari penghasilan tambahan dari usaha sampingan.

“Situasi di bawah dampak pandemi perlu ada perhatian Bank dengan meringankan cicilan pinjaman kredit bagi Dewan dan ASN terutama mereka golongan rendah,” kata Ceulangiek, Rabu (8/4/2020).

Terkait harapan Ketua DPRK Bireuen untuk meringankan beban debitur dari kalangan Dewan dan ASN, Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Aceh Syariah Bireuen Hendra Supardi mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima petunjuk dari OJK maupun Kantor Pusat di Banda Aceh.

Pimpinan Cabang Hendra Supardi dihubungi via telepon mengaku, banyak ASN yang mengajukan keringanan pinjaman kredit ke Bank Aceh Syariah, dan harapan debitur tersebut telah disampaikan kepada Pimpinan Pusat.

“Ketika sudah mendapat petunjuk dari Pimpinan Pusat, baru dapat kami tindaklanjuti sesuai harapan debitur,” katanya.

Sementara restrukturisasi atau keringanan pinjaman kredit bagi debitur di luar Dewan dan ASN yang terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19, sebut Hendra Supardi, sudah dijalankan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). (Rizanur)

BAGIKAN