Aksi Nekat Mustafa A Glanggang, Seberangi Arus Deras Sungai dengan Getek Antar Bantuan ke Teupin Mane

KABAR BIREUEN, Juli — Di tengah derasnya arus Krueng Peusangan, mantan Bupati Bireuen, Mustafa A. Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menumpang perahu rakit dari drum plastik atau getek, untuk menyalurkan bantuan langsung ke warga terdampak banjir di Dusun Leubok Iboh, Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Di atas getek yang bermuatan lebih dari 10 orang, Mustafa tampak sempat ciut nyalinya menghadapi goyangan rakit yang dihempas arus deras. Namun, ia tetap tegar hingga berhasil menyeberang sungai dan tiba di lokasi korban banjir bersama tim relawannya.

Bantuan berupa sembako hasil donasi dari rekan-rekan Mustafa A. Glanggang, akhirnya berhasil disalurkan kepada warga Dusun Leubok Iboh, Desa Teupin Mane, Rabu (10/12/2025).

“Terima kasih. Kami sangat senang menerima bantuan dari Bapak,” ujar seorang warga kepada tim relawan tersebut.

Banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu, menyebabkan jembatan di ujung utara arah Bireuen putus diterjang banjir. Sementara sebagian lagi arah selatan (Takengon) jembatan yang pernah putus pada 1978 itu, justru masih berdiri kokoh hingga kini.

Mustafa A. Glanggang foto bersama warga setelah menyerahkan bantuan. (Foto: Dok. Pribadi)

Akibat putusnya jembatan penghubung tersebut, akses transportasi dari Bireuen menuju Takengon dan sebaliknya lumpuh total. Warga terpaksa menyeberang menggunakan getek atau kereta gantung darurat yang bergantung pada kawat baja dan ditarik secara manual dari satu sisi ke sisi lainnya.

Posko Warga Gayo Dipadati Pengungsi

Sementara itu, posko pengungsian di Desa Teupin Mane dipusatkan di kompleks meunasah setempat. Setiap harinya, rata-rata 100 orang pendatang dari Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah singgah sementara sebelum melanjutkan perjalanan ke Bireuen, atau menunggu keluarga dari arah sebaliknya.

BACA JUGA: Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan Alue Kuta

Tokoh masyarakat setempat, M. Yusuf, menuturkan, pada hari pertama dan kedua setelah jembatan putus, jumlah pengungsi yang makan dan menginap di meunasah mencapai sekitar 500 orang.

“Sekarang, bila malam hari, aktivitas getek dan kereta gantung tidak beroperasi. Warga yang gagal menyeberang terpaksa makan dan tidur di meunasah,” ujar Muhammad Yusuf.

Jembatan Darurat Capai 80 Persen

Mustafa A Glanggang sedang melihat pembangunan jembatan bailey (darurat) Teupin Mane. (Foto: Dok. Pribadi)

Di kawasan tersebut, Mustafa Glanggang yang juga mantan wartawan senior Harian Serambi Indonesia ini mengamati kesibukan pekerja dengan dukungan tiga unit alat berat, sedang membangun jembatan bailey (darurat) Teupin Mane. Progres pengerjaannya disebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Meski demikian, suasana di lapangan masih dipenuhi kesedihan. Hampir 90 persen warga yang berada di sekitar Desa Beunyot dan Teulpin Mane tampak murung. Mereka mengaku tidak menyangka banjir dan longsor kali ini datang secara tiba-tiba dan di luar perkiraan.

Bencana tersebut tidak hanya memutus akses transportasi, tetapi juga mengguncang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Bireuen dengan dataran tinggi Gayo. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Imbau Warga Tak Bakar Lahan, Polsek Kota Juang Gencarkan Patroli dan Pemantauan Cegah Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang–Polsek Kota Juang Polres Bireuen Polda Aceh melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli dan pemantauan di wilayah hukum Polsek Kota...

Dilepas Bupati Mukhlis, Antusiasme Warga Membludak Ikuti Fun Walk HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Belasan ribu peserta sangat antusias mengikuti gerak jalan santai (fun walk) gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Dilepas Bupati Mukhlis, Antusiasme Warga Membludak Ikuti Fun Walk HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Belasan ribu peserta sangat antusias mengikuti gerak jalan santai (fun walk) gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...