Yufaidir Soroti Penerimaan PAD Rendah dan Masih Banyak Rumah Tak Layak Huni di Bireuen

KABAR BIREUEN- Yufaidir SE berbicara lantang dan berapi-api terkait sejumlah hal yang terjadi selama ini di Bireuen.

Mantan aktivis mahasiswa dari Fraksi Partai Aceh tersebut bahkan menyinggung dulu saat mahasiswa dia tak bisa masuk ke gedung DPRK Bireuen untuk berbicara di hadapan dewan mengenai persoalan-persoalan yang terjadi di Pemerintahan Bireuen.

“Karena itu, saya bertekad untuk menjadi anggota dewan agar bisa menyuarakan apsirasi masyarakat secara langsung. Dan kali ini saya berbicara dih hdapan kalian para pemuda,” sebutnya saat menyampaikan pernyataannya pada acara silaturahmi dan audiensi DPRK bireuen dengan KNPI dan Karang Taruna Bireuen, Senin sore (11/11/2019).

Dia meminta pemuda juga berani bersuara terkait kebijakan dan  hal-hal yang tak sesuai keinginan masyarakt dan kenyatan yang ada.

Dia menyebutkan salah satunya perihal minimnya pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir, pajak restoran dan rumah makan.

“Bayangkan saja, berapa banyak areal parkir yang tersebar di Bireuen dan sejumlah kecamatan. Masak cuma dapat Rp 500 juta saja pert tahunnya, begitu juga rumah makan dan restoran. Itu contohnya di Sate Apaleh Geurugoek, berapa pemasukan dari retribusi parkir dan rumah makan di situ,” sebut pria yang akrab disapa Faidir itu mempertanyakan.

Karena itu, dia berharap pemuda ikut mengawasi dan bersuara terkait hal tersebut. Dia menduga terjadi kebocoran dalam hal pemasukan retribusi sehingga sangat kecil sekali.

“Kalau cuma 500 juta per tahun, saya juga sanggup memikirkannya, berikan saja pada saya biar saya kelola parkir tersebut,” tantangnya.

Faidir juga menyoroti masih banyaknya ditemukan rumah tak layak huni di setiap gampong di Bireuen, padahal setiap tahun ada dianggarkan untuk merehab dan membangun 1000 rumah untuk dhuafa.

”Tapi nyatanya masih banyak ditemukan rumah-rumah tak layak huni, seperti data yang diperoleh dan didata langsung oleh Kami Peduli Bireuen. Jadi mana yang katanya 1000 rumah itu,” katanya.

Dia juga mengharapkan peran aktif pemuda dan pengawasan di setiap gampong hal-hal yang masih tidak bagus, masih ada kekurangannya.

“Kita tahu apa yang sebenarnya terjadi di pemerintahan Bireuen, ya bukan rahasia lagi, seperti yang diberitakan salah satu tabloid baru-baru ini mengenai gurita-gurita itu, memang harus ada yang menyorotinya,” pungkas Faidir. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

Pemkab Bireuen Gelar Malam Pisah Sambut Danyonif 113/Jaya Sakti, Wabup Razuardi Harapkan Sinergi Terus...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuadi, M.T. menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 113/Jaya Sakti dari Letkol Inf. Agus Susanto, S.Sos.,...

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui...

KABAR POPULER

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

0
KABAR BIREUEN, 0‎Pidie — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...