Warga Bireuen, Antusias Saksikan Lomba Tari Seudati Antar Pelajar Se-Kabupaten Bireuen.

KABAR BIREUEN-Seratusan warga Bireuen memadati halaman Pendopo Bupati Bireuen, mereka sangat antusias menyaksikan lomba Tari Seudati antar pelajar tingkat SMP/MTs. SMA/SMK/MA, se-Kabupaten Bireuen.

Seudati salah satu mata lomba yang diperlombakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Bireuen melalui Bidang Seni dan Budaya, Sabtu. (7/10/2017) malam, di halaman Pendopo Bupati Bireuen.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Bireuen. Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd, di sela-sela kegiatan kepada Kabar Bireuen mengatakan, Seudati adalah suatu seni tari asli rakyat Aceh dan merupakan sejenis kesenian yang sangat digemari dan mendapatkan tempat yang utama di hati masyarakat Aceh.

“Semenjak zaman Kerajaan Aceh, seudati merupakan salah satu seni tari yang mendapatkan tempat yang utama di hati masyarakat Aceh, dan dikagumi oleh para pendatang yang berkunjung ke tanah Aceh, bahkan Tari Seudati sangat populer di manca negara,” kata Nasrul.

Tarian yang heroik dan bersifat kejantanan ini telah digagas dibangun oleh pendahulu kita, oleh kreator-kreator seni kita, seudati cukup populer di era tahun 1960-1970, namun di tahun 1980-an Tari Saudati sudah tampak mulai pudar di peredaran.

“Di Jaman sekarang, Tarian Seudati sudah kurang diminati, tari seudati sudah jarang dipelajari oleh para generasi penurus, kesenian seudati kini semangkin ditinggalkan, diakibatkan perkembangan teknologi, sehingga Tarian Seudati sudah memasuki titik kritis,” jelas Kadisdikpora Bireuen ini.

Sebagai generasi penerus, hendaknya kita menjaga bahkan melestarikan kebudayaan tradisional kita sendiri, apabila dibiarkan, budaya tradisional kita lambat laun terus luntur bahkan hilang.

Sekolah-sekolah juga diharapkan untuk menggajarkan tari-tari kesenian tradisional  kepada muridnya. Agar nilai-nilai kebudayaannya dapat di pertahankan dan diwariskan kepada anak cucu kita nanti.

“Untuk itu dengan adanya lomba seudati ini, mari kita melestarikan kembali kesenian khas daerah kita dan mempertahankan jati diri seni tradisi daerah kita,” pintanya.

Ditempat terpisah, Kasi Seni dan Budaya Disdikpora Bireuen, Agusmaidi S.Pd, mengatakan, Perlombaan seudati malam ini digelar untuk tingkat SMP/MTs. SMA/SMK/MA, se-Kabupaten Bireuen.

Menurutnya, mata lomba Seudati tingkat SD/MI, digelar pada Minggu (8/10/2017) mulai pukul 14.00 WIB, di halaman Pendopo Bupati Bireuen, (Herman Suesilo).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik, Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. membukan  penyuluhan dan sosialisasi tentang Praperadilan dalam KUHAP Baru sebagai Instrumen Perlindungan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

KABAR POPULER

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...