Minggu, 5 Juli 2026

Usulan HRD Diakomodir, Kementerian PUPR Alokasikan Anggaran Rp 30 Miliar untuk Rehab Bendung Krueng Pase

KABAR BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan Aceh II, H. Ruslan M Daud (HRD), menyampaikan, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk penanganan Bendung Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase di Gampong Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

Hal ini, katanya, berdasarkan pembahasan anggaran tahun 2021 antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Komisi V DPR RI. Usulannya itu, sudah diakomodir Kementerian terkait.

“Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sudah mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar di tahun 2021, untuk penanganan fisik Bendung DI Krueng Pase. Mohon doa masyarakat Aceh Utara, supaya tidak ada perubahan lagi,” begitu diungkapkan HRD yang didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Ir. Djaya Sukarno, M.Eng dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Utara, Edi Anwar, MT, saat kunjungan kerjanya ke lokasi bendungan tersebut, Sabtu (17/10/2020).

Karena itu, HRD mengharapkan Kepada Kepala BWS Sumatera I, agar proyek tersebut dapat ditender sedini mungkin. Ini dalam rangka mencegah potensi resiko jebolnya bendung dimaksud. Dengan begitu, tidak perlu lagi dipikirkan anggaran untuk penanganan darurat.

Disebutkan HRD, dirinya sudah mengawal aspirasi untuk merehabilitasi Bendung DI Krueng Pase ini secara berkelanjutan, baik secara lisan maupun tertulis.

“Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) terakhir tanggal 8 September 2020, saat pembahasan anggaran tahun 2021 dengan Dirjen Sumber Daya Air, telah saya tegaskan bahwa penanganan kerusakan Bendung DI Krueng Pase sudah sangat mendesak. Tidak bisa ditunda lagi,” ujar HRD dalam jumpa persnya dengan awak media dan disaksikan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

HRD menjelaskan, Bendung Krueng Pase merupakan urat nadi bagi masyarakat di 9 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara dan 1 Kecamatan di Kota Lhokseumawe. Terdapat 10 ribu hektar sawah yang mendapatkan distribusi air dari Bendung DI Krueng Pase. Puluhan ribu masyarakat yang bergantung pada sumber air tersebut.

“Apa jadinya kalau sampai masyarakat tidak bisa turun ke sawah, karena tidak ada air, akibat rusaknya Bendung Krueng Pase ini,”  kata HRD, prihatin.

Menurut Bupati Bireuen Periode 2012-2017 ini, Bendung Krueng Pase sudah pernah jebol pada tahun 2006. Saat itu, masyarakat tidak bisa turun ke sawah hingga dua kali musim tanam.

Estimasi kerugian material mencapai Rp 400 miliar selama dua kali musim tanam. Dampaknya, masyarakat kehilangan sumber pendapatan.

Saat itu, sebut HRD, sempat ada perbaikan ringan. Tapi, tidak ada kelanjutannya sampai sekarang. Karena itu, kerusakannya semakin parah. Seharusnya, sudah ditangani secara komprehensif dari lima tahun lalu.

Secara status, menurut HRD, bendungan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Dalam hal ini, di bawah Kementerian PUPR.

Makanya, dia mengaku, sudah berulang kali mengingatkan Menteri PUPR dan Dirjen SDA, supaya memprioritaskan penanganan Bendung Krueng Pase di tahun 2021.

“Secara tertulis, kita juga sudah surati beberapa kali. Secara lisan, juga sudah saya sampaikan dalam beberapa RDP dan saat bertemu Pak Menteri. Insya Allah, ini akan ditangani di tahun 2021,” ujar HRD, optimis.

Merespon desakan HRD tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Djaya Sukarno, mengatakan, aspirasi itu sudah disampaikannya ke Kementerian PUPR di Jakarta.

Disebutkan Djaya, bahkan HRD juga telah meminta kepada pihaknya, agar Bendung DI Krueng Pase ini ditangani secara darurat dulu di tahun 2020. Namun, hingga sekarang belum ada sumber anggaran yang dapat dimanfaatkan. Yang sudah dilakukan adalah perencanaan teknis untuk rehab bendung tersebut.

“Insya Allah tahun 2021 akan dilakukan penanganan fisiknya, karena ini memang kewenangan nasional. Saya berharap kepada Pak Ruslan yang duduk di Komisi V dan bermitra dengan Kementerian PUPR, untuk mengawal aspirasi masyarakat ini,” pinta Djaya Sukarno.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Utara, Edi Anwar, MT, menyampaikan apresiasinya kepada HRD yang telah memperjuangkan harapan masyarakat Aceh Utara untuk rehabilitasi Bendung DI Krueng Pase.

“Saya sangat senang ketika melihat Bapak Ruslan sangat serius menindaklanjuti aspirasi ini. Saya yakin dengan konsistensi dan kerja keras beliau, tahun 2021 akan ada anggaran untuk penanganan rehab Bendung Krueng Pase ini,’ harap Edi Anwar. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...