KABAR BIREUEN, Bireuen – Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen menggelar pelatihan Google Workspace for Education pada Chromebook bagi guru jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2025.
Pelatihan itu untuk meningkatkan kompetensi digital guru jenjang Sekolah Dasar (SD) di Bireuen dalam menggunakan alat-alat kolaborasi dan pembelajaran.
Pelatihan dengan tema Membangun Ekosistem Pembelajaran Abad 21, dibuka oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Dr, Muslim, M.Si, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Senin 25 Agustus 2025.
Dalam arahannya Muslim mengatakan, teknologi saat ini sangat dibutuhkan dalam proses kegiatan pembelajaran.
Pentingnya keterampilan teknologi bagi para guru di era digital ini, karena teknologi saat ini sangat dibutuhkan dalam proses kegiatan pembelajaran.
Guru perlu selalu memperbarui kemampuannya agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi yang begitu cepat.
“Teknologi kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam pembelajaran,” ujarnya.
Semoga dengan pelatihan Google Workspace for Education ini, guru SD di Bireuen dapat lebih memahami teknologi dan dapat menggunakan teknologi informasi dengan baik.

“Sehingga dapat memudahkan pekerjaan guru dalam memberi materi ataupun tugas kepada peserta didik,” tutup Muslim.
Panitia pelaksana, Dr Yusmadi, S.Pd., M.Pd melaporkan, tujuan utama pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas guru mengenai kecakapan abad 21, sesuai dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.
Dalam pelatihan ini para guru dibekali keterampilan praktis menggunakan Chromebook serta berbagai platform Google for Education, seperti Google Classroom, Google Meet, dan aplikasi produktivitas lainnya.
Disebutkannya, pelatihan Google Workspace for Education dilaksanakan selama empat hari mulai 25 hingga 28 Agustus 2025 di Room Meeting Hotel Bireuen Jaya.
Pelatihan ini diikuti 64 peserta terdiri guru jenjang UPTD SD dalam Kabupaten Bireuen, dari jumlah tersebut peserta dibagi dalam dua kelas.
“Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yaitu M. Nazir, S.Pd dan Irvan, S. Pd,” sebutnya.
Yusmadi berharap dengan adanya pelatihan ini nantinya para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan belajar-mengajar.
“Sehingga tercipta lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,”pungkasnya. (Hermanto)










