KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Armada bantuan darurat “Posko PWI Aceh Peduli” menuntaskan misi distribusi tahap I bagi wartawan terdampak bencana, Jumat (12/12/2025). Setelah menempuh perjalanan panjang dengan berbagai hambatan di lintas Banda Aceh–Medan akibat banjir dan longsor, bantuan akhirnya diserahkan kepada wartawan PWI Aceh Tamiang dan Kota Langsa.
Tim distribusi mengakhiri misi tahap I dengan penyerahan bantuan di Kota Langsa. Bantuan untuk wartawan anggota PWI Aceh Tamiang diserahkan oleh Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin, kepada Sekretaris PWI Aceh Tamiang, Abdul Rozzaq Mubarraq. Pada kesempatan yang sama, bantuan bagi wartawan terdampak di Kota Langsa diterima Bendahara PWI Kota Langsa, M. Hanafiah.
“Setelah melalui perjalanan panjang di lintas Banda Aceh–Medan yang masih banyak hambatan akibat bencana, alhamdulillah kami bisa menyelesaikan distribusi bantuan hingga ke kawan-kawan wartawan Aceh Tamiang, meski mereka menunggu di Kota Langsa,” ujar Muhammad Zairin.

Armada bantuan dilepas dari Markas PWI Aceh di Banda Aceh pada Rabu siang (10/12/2025) oleh Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin. Tim dipimpin Muhammad Zairin, didampingi Abdul Hadi, M. Nazar A. Hadi, Pribadi, dan Roni Chusmiran.
Sepanjang perjalanan, tim menyalurkan bantuan logistik kepada anggota PWI di sejumlah wilayah terdampak bencana, yakni Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa, hingga Aceh Tamiang. Bantuannya berupa bahan pangan tersebut merupakan hasil penggalangan Posko PWI Aceh Peduli Korban Banjir-Longsor yang dibuka di Kantor PWI Aceh sejak 4 Desember 2025.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menyampaikan, penggalangan donasi masih berlanjut dan pendistribusian tahap II segera dijadwalkan.
“Distribusi berikutnya akan disesuaikan dengan data wartawan terdampak bencana yang dikirim pengurus PWI kabupaten/kota,” katanya.

Apresiasi dan Dukungan Mitra
Nasir Nurdin mengapresiasi kepercayaan berbagai pihak yang menyalurkan donasi melalui Posko PWI Aceh Peduli. Ia juga menegaskan peran penting mitra kerja dalam kelancaran misi kemanusiaan tersebut.
“Kontribusi mitra kerja dari Polda Aceh—Sat Brimob, Gegana, dan Airud—sangat membantu, terutama saat penyeberangan barang di jembatan putus di Kuta Blang, Bireuen, sehingga perjalanan tim bisa lebih cepat dan lancar,” ujarnya.
Dengan rampungnya misi tahap I, PWI Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi wartawan yang terdampak bencana melalui pendistribusian bantuan berkelanjutan. (Red)










