Jumat, 23 Januari 2026

Terkait Permintaan Dewan Hentikan Layanan Sidik Jari di Rumah Sakit, Ini Tanggapan Ketua KESIRA Bireuen

KABAR BIREUEN – Ketua Kesehatan Indoensia Raya (KESIRA) Gerindra Bireuen, dr Hulaimi Jeunieb, menyebutkan, pada prinsipnya layanan sidik jari (SIMDIK) cukup besar manfaatnya.

Salah satunya adalah, jika pihak manajemen rumah sakit yang berniat curang, maka bisa diatasi.

Hal itu dikatakannya kepada Kabar Bireuen, Sabtu (4/11/2017) terkait permintaan Komisi C DPRK Bireuen untuk menghentikan layanan sidik jari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen. Itu dikarenakan lemahnya analisa DPRK Bireuen terhadap pelaksanaan sistem SIMDIK di rumah sakit tersebut.

Diakuinya, dalam pelaksanaan SIMDIK tersebut memang ada permasalahan antrian. Ini disebabkan karena proses rujuk balik dari Puskesmas yang tidak berjalan baik.

“Selain itu juga obat-obatan yang ada di Puskesmas sangat minim. Tidak cukup tersedia di Puskesmas, sehingga memaksa warga harus ke rumah sakit di Bireuen,” sebutnya.

Dijelaskannya, proses rujuk balik adalah pasien yang diagnosanya penyakitnya dan diberikan obatnya, maka harus tetap meminum obat tersebut. Semisal penyakit TBC Paru, dia harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan. Padahal, jika sudah didiagnosa penyakit tersebut, maka obatnya bisa didapatkan di Puskesmas.

Contoh kasus lain penyakit Diabelets Militus (DM) atau Hipertensi, sebut Hulaimi, juga harus menggunakan obat jangka panjang. Seharusnya, obat-obat tersebut ada di Puskemas setiap kecamatan, jadinya tidak perlu ambil obat ke Bireuen.

“KESIRA Bireuen juga menyarankan terkait antrian di RSUD dr Fauziah Bireuen yang sudah menjadi “penyakit kronis”, harusnya bupati dan anggota dewan punya ide pendaftaran online. Sehingga, warga tidak perlu mengantri. Pendaftaran online seperti ini sudah berlaku di RSUDZA Banda Aceh,” ungkapnya.

Terkait lemahnya analisa DPRK Bireuen tersebut, maka KESIRA Bireuen mengajak anggota medis, dokter, perawat, bidan dan lainnya yang terkait medis, supaya mendaftarkan diri menjadi caleg.

Sehingga, sebutnya, ke depan warga bisa memilih keterwakilan medis di parlemen. Harus diakui, hadirnya pemerintah yang paling terasa adalah berobat gratis, yang itu selalu menjadi isu dan dijual saat Pilpres, Pilkada serta Pileg.

“Terkait hal tersebut, kami KESIRA Gerindra Bireuen siap menampung kader medis yang mau maju atau naik menjadi caleg lewat partai besutan Prabowo tersebut,” pungkas Hulaimi. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terjunkan 200 Verifikator, BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang memverifikasi sekitar 26 ribu unit rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Untuk...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...