Senin, 29 Juni 2026

Terkait Permintaan Dewan Hentikan Layanan Sidik Jari di Rumah Sakit, Ini Tanggapan Ketua KESIRA Bireuen

KABAR BIREUEN – Ketua Kesehatan Indoensia Raya (KESIRA) Gerindra Bireuen, dr Hulaimi Jeunieb, menyebutkan, pada prinsipnya layanan sidik jari (SIMDIK) cukup besar manfaatnya.

Salah satunya adalah, jika pihak manajemen rumah sakit yang berniat curang, maka bisa diatasi.

Hal itu dikatakannya kepada Kabar Bireuen, Sabtu (4/11/2017) terkait permintaan Komisi C DPRK Bireuen untuk menghentikan layanan sidik jari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen. Itu dikarenakan lemahnya analisa DPRK Bireuen terhadap pelaksanaan sistem SIMDIK di rumah sakit tersebut.

Diakuinya, dalam pelaksanaan SIMDIK tersebut memang ada permasalahan antrian. Ini disebabkan karena proses rujuk balik dari Puskesmas yang tidak berjalan baik.

“Selain itu juga obat-obatan yang ada di Puskesmas sangat minim. Tidak cukup tersedia di Puskesmas, sehingga memaksa warga harus ke rumah sakit di Bireuen,” sebutnya.

Dijelaskannya, proses rujuk balik adalah pasien yang diagnosanya penyakitnya dan diberikan obatnya, maka harus tetap meminum obat tersebut. Semisal penyakit TBC Paru, dia harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan. Padahal, jika sudah didiagnosa penyakit tersebut, maka obatnya bisa didapatkan di Puskesmas.

Contoh kasus lain penyakit Diabelets Militus (DM) atau Hipertensi, sebut Hulaimi, juga harus menggunakan obat jangka panjang. Seharusnya, obat-obat tersebut ada di Puskemas setiap kecamatan, jadinya tidak perlu ambil obat ke Bireuen.

“KESIRA Bireuen juga menyarankan terkait antrian di RSUD dr Fauziah Bireuen yang sudah menjadi “penyakit kronis”, harusnya bupati dan anggota dewan punya ide pendaftaran online. Sehingga, warga tidak perlu mengantri. Pendaftaran online seperti ini sudah berlaku di RSUDZA Banda Aceh,” ungkapnya.

Terkait lemahnya analisa DPRK Bireuen tersebut, maka KESIRA Bireuen mengajak anggota medis, dokter, perawat, bidan dan lainnya yang terkait medis, supaya mendaftarkan diri menjadi caleg.

Sehingga, sebutnya, ke depan warga bisa memilih keterwakilan medis di parlemen. Harus diakui, hadirnya pemerintah yang paling terasa adalah berobat gratis, yang itu selalu menjadi isu dan dijual saat Pilpres, Pilkada serta Pileg.

“Terkait hal tersebut, kami KESIRA Gerindra Bireuen siap menampung kader medis yang mau maju atau naik menjadi caleg lewat partai besutan Prabowo tersebut,” pungkas Hulaimi. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...