Terkait Konflik Satwa dan Perhutanan Sosial, Forum DAS Krueng Peusangan Audiensi dengan TA Khalid

KABAR BIREUEN – Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP) melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Ir. H. TA Khalid, MM, Anggota Komisi IV DPR RI, dalam rangka penanggulangan konflik satwa dan Perhutanan Sosial di landskap DAS Krueng Peusangan, Kamis, (16/1/2020) sore di Gedung Nusantara Senayan, Jakarta

Ketua Umum FDKP Suhaimi A Hamid yang juga anggota Komisi II DPRK Bireuen dalam pertemuan tersebut membicarakan permohonan dukungan dari TA Khalid sebagai anggota komisi IV DPR RI untuk pananggulangan konflik satwa dan perhutanan sosial di landskap DAS Krueng Peusangan.

“Saat ini kami dari FDKP bersama Bappeda Provinsi Aceh sudah membuat masterplan koridor satwa di DAS Peusangan. Kita mengharapkan masterplan tersebut tidak menjadi dokumen tanpa ada program-program yang dilakukan dalam penanggulangan konflik satwa secara berkelanjutan,” sebut Suhaimi.

Selain itu, lanjutnya, FDKP juga sedang mengadvokasi 8 titik perhutanan sosial yang dikelola oleh 8 mukim di DAS Peusangan.

Harapannya, Komisi IV DPR RI dapat mendorong percepatan izin ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK) untuk perhutanan sosial hutan produksi DAS Peusangan yang meliputi Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah dan sebagian Aceh Utara.

“Tadi Pak TA Khalid menerima kunjungan kami di ruang kerjanya Gedung Nusantara Senayan. Beliau juga menyinggung perhutanan sosial yang dikelola oleh Mukim bisa menjadi solusi tersedianya lahan bagi para anggota kombatan GAM yang telah beliau sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IV dengan Kemen-LHK beberapa waktu lalu,” sebut aktivis lingkungan hidup yang akrab disapa Abu Suhai tersebut.

Karena itu, FDKP berharap  TA Khalid sebagai anggota komisi IV melakukan advokasi ke Kementrian terkait agar kegiatan tersebut terimplementasi di lapangan untuk kesejateraan masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran hutan.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid  mengatakan akan mengevaluasi permasalahan yang disampaikan oleh FDKP, dua isu tersebut harus dibuat pengkajian agar tidak berdampak terhadap ekosistem hutan setempat.

Dikatakannya, menyangkut persolaan perhutanan sosial dan konflik satwa adalah dua hal yang sangat berinteraksi. Konflik satwa itu terjadi dikarenakan ada wilayah hutan yang menjadi habitat satwa beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

“Jangan sampai ketika hutan itu kita manfaatkan untuk lahan pertanian tergangu habitat satwa dan ekosistem kehidupan alam, begitu juga sebaliknya setelah jadi lahan pertanian satwa menggangu tanaman masyarakat,” jelas TA Khalid yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Aceh ini.

Intinya, jika program-program yang telah dibicarakan tadi dengan FDKP memenuhi persyaratan, dia bersama Komisi IV siap mengadvokasi ke kementerian terkait.

“Harapan kami FDKP dapat berkoordinasi dengan KPH dan DLHK Provinsi Aceh untuk mengkaji kembali wilayah-wilayah yang telah direncanakan, agar sesuai dengan kearifan ekosistem hutan setempat,” pungkasnya. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 26 Oktober hingga 8 November

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Mapolda Aceh, Senin,...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...