Sabtu, 17 Januari 2026

Team Code Blue RSUD dr Fauziah Bireuen Berhasil Selamatkan Pasien Tertelan Biji Rambutan

KABAR BIREUEN– Team Code Blue Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen berhasil meyelamatkan pasien, seorang anak berusia 2 tahun yang tertelan biji rambutan, Senin (18/12/2017).

Pasien berinisial M datang dengan keluhan penurunan kesadaran  plus sianosis (membiru seluruh badan).

Dr Hulaimi, salah dokter umum yang piket di RSUD dr Fauziah Bireuen kepada Kabar Bireuen, Senin malam (18/12/2017) menyebutkan, begitu pasien tersebut datang dalam keadaan  membiru seluruh badan, Team triase Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang diketuai oleh Ns. Jufridhal S.kep( Jeff Awk) lansung menghubungi team code blue untuk segera mengambil peralatan medis.

Saat pasien datang sudah membiru dan nafasnya satu-satu, ditangani team dokter UGD piket yang sedang bertugas, selain dirinya ada dr Faklina dan dr Chairunisa lansung menelpon dr Syahrizal Sp.THT-KL dan dr Mujiburahman Sp.AN.

“Kita harus melakukan pengananan dalam waktu singkat dan yang tepat, akhirnya bisa menyelamatkan pasien tertelan biji rambutan,” sebutnya.

Dikatakan dr Hulaimi, kejadian ini harus diantisipasi oleh team, jika terlambat maka anak tersebut bisa meninggal.

“Alhamdulillah dr Syahrizal Sp.THT-KL yang kami hubungi cepat sekali datang ke IGD , kuranbg lebih 3 menit langsung beliau datang. Lalu sambil menerima Hp, kami juga diminta menghubungi dokter anestesi supaya dilakukan tindakan di OK, sampai dr Syahrizal Sp.THT datang, beliau langsung meminta alat emergensi sebelum kami sudah melakukan Heimlich manuver,” ungkapnya.

Heimlich manuver , jelasnya, adalah teknik respon darurat yang bisa menyelamatkan jiwa dalam beberapa detik.

“Alhamdulillah, kita langsung tangani dengan cepat dan tepat, karena saat inspirasi (proses masuknya udara ke paru-paru-red), biji rambutan tidak sempat masuk kerongkongan,” terangnya.

Saat ini, katanya, pasien M sudah bisa bernafas spontan dan butuh perawat 24 jam untuk melihat kondisi lanjutan.

Hulaimi berpesan kepada ibu, terutama ibu muda supaya berhati-hati dalam memberikan makanan, apalagi biji rambutan kecil dan keras tentunya sangat berbahaya bila tertelan.

Untuk diketahui, Team Code Blue adalah team yang di SK-kan Direktur untuk menangani pasien serangan jantung (cardiac Arrest) atau mengalami gagal nafas akut (respirator yang Arrest). (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...