Rabu, 1 Juli 2026

Suhaimi Hamid: Perluasan Lahan Sawit Salah Satu Penyebab Banjir, Dinas Terkait Harus Bertanggung Jawab

KABAR BIREUENPersoalan banjir yang terjadi hampir setiap tahun di Kabupaten Bireuen bukanlah semata karena curah hujan yang tinggi, melainkan ada yang salah dalam pengelolaan lingkungan.

Perluasan lahan sawit di kawasan hutan yang sebelumnya merupakan daerah resapan air yang kemudian berubah fungsi menjadi perkebunan dituding menjadi salah satu penyebab banjir di Bireuen yang kali ini semakin parah dalam dua minggu terakhir.

Hal itu dikakatan Suhami Hamid S.Sos, Ketua Fraksi Partani Nanggroe Aceh (PNA) DPRK Bireuen kepada Kabar Bireuen, Minggu (16/12/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Abu Suhai yang konsen terhadap isu lingkungan hidup ini, pihak Dinas Pertanian Bireuen yang salah satunya membidangi Perkebunan serta pihak perkebunan Provinsi harus  ikut bertanggungjawab atas banjir yang terjadi setiap tahunnya tersebut.

“Karena, atas dasar rekomendasi mereka, telah banyak dikeluarkan izin perkebunan sawit yang berada di kawasan daerah resapan air, sehingga ini menjadi salah satu penyebab banjir,” sebut  Abu Suhai.

Permasalah banjir ini tak hanya dibebankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen untuk menanggulanginya.

Seharusnya, akar permasalahan banjir lah yang mulai dipikirkan dan dicarikan solusinya dan pihak mana yang harus bertangung jawab atas hal tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bireuen mulai saat ini harus memikirkan dampak yang lebih besar yang ditimbulkan akibat pemberian rekomendasi sehingga terbitnya izin pengelolaan kawasan hutan menjadi perkebunan maupun banyaknya Galian C yang justru berada di kawasan hutan, baik yang resmi maupun yang ilegal.

“Dibutuhkan ketegasan untuk menertibkan Usaha Galian C ilegal maupun yang telah mendapat rekomendasi dan izin. Karena kenyataanya, di lapangan, lokasinya tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan, termasuk luas areal galian C tersebut. Belum lagi maraknya Galian C ilegal di Biteuen ,” jelasnya.

Padahal, sebut Ketua Umum Forum Umum Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan ini,  Bireuen sudah memiliki Qanun Nomor 8 Tahun 2016 tentang Tentang Pengelolaan DAS Bireuen Secara Terpadu dan  Berkelanjutan.

Pemkab Bireuen diminta agar mengimplementasikan dan mengacu pada qanun tersebut dalam setiap pengambilan kebijakannya.Sehingga pengelolaan lingkungan tertata dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif  akibat pengelolaan yang salah. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...