Suhaimi Hamid: Perluasan Lahan Sawit Salah Satu Penyebab Banjir, Dinas Terkait Harus Bertanggung Jawab

KABAR BIREUEN– Persoalan banjir yang terjadi hampir setiap tahun di Kabupaten Bireuen bukanlah semata karena curah hujan yang tinggi, melainkan ada yang salah dalam pengelolaan lingkungan.

Perluasan lahan sawit di kawasan hutan yang sebelumnya merupakan daerah resapan air yang kemudian berubah fungsi menjadi perkebunan dituding menjadi salah satu penyebab banjir di Bireuen yang kali ini semakin parah dalam dua minggu terakhir.

Hal itu dikakatan Suhami Hamid S.Sos, Ketua Fraksi Partani Nanggroe Aceh (PNA) DPRK Bireuen kepada Kabar Bireuen, Minggu (16/12/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Abu Suhai yang konsen terhadap isu lingkungan hidup ini, pihak Dinas Pertanian Bireuen yang salah satunya membidangi Perkebunan serta pihak perkebunan Provinsi harus  ikut bertanggungjawab atas banjir yang terjadi setiap tahunnya tersebut.

“Karena, atas dasar rekomendasi mereka, telah banyak dikeluarkan izin perkebunan sawit yang berada di kawasan daerah resapan air, sehingga ini menjadi salah satu penyebab banjir,” sebut  Abu Suhai.

Permasalah banjir ini tak hanya dibebankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen untuk menanggulanginya.

Seharusnya, akar permasalahan banjir lah yang mulai dipikirkan dan dicarikan solusinya dan pihak mana yang harus bertangung jawab atas hal tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bireuen mulai saat ini harus memikirkan dampak yang lebih besar yang ditimbulkan akibat pemberian rekomendasi sehingga terbitnya izin pengelolaan kawasan hutan menjadi perkebunan maupun banyaknya Galian C yang justru berada di kawasan hutan, baik yang resmi maupun yang ilegal.

“Dibutuhkan ketegasan untuk menertibkan Usaha Galian C ilegal maupun yang telah mendapat rekomendasi dan izin. Karena kenyataanya, di lapangan, lokasinya tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan, termasuk luas areal galian C tersebut. Belum lagi maraknya Galian C ilegal di Biteuen ,” jelasnya.

Padahal, sebut Ketua Umum Forum Umum Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan ini,  Bireuen sudah memiliki Qanun Nomor 8 Tahun 2016 tentang Tentang Pengelolaan DAS Bireuen Secara Terpadu dan  Berkelanjutan.

Pemkab Bireuen diminta agar mengimplementasikan dan mengacu pada qanun tersebut dalam setiap pengambilan kebijakannya.Sehingga pengelolaan lingkungan tertata dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif  akibat pengelolaan yang salah. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

KABAR POPULER

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...