Selama Ramadhan, Tak Ada Prosesi Akad Nikah di KUA Kota Juang

KABAR BIREUEN – Minat calon pengantin untuk melangsungkan pernikahan di bulan Ramadhan benar-benar berkurang bahkan tidak ada sama sekali, sebagaimana yang terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

Kantor yang biasanya ramai dari antrian calon pengantin diluar Ramadhan kini menjadi sepi, hanya pegawai KUA yang terlihat sedang beraktifitas seperti biasa di ruang kerja.

“Terhitung sejak memasuki bulan Ramadhan pada 27 Mei  lalu sampai 27 Juni nanti, KUA Kota Juang kosong dari akad nikah, yang padat nanti setelah lebaran Idul Fitri,” kata kepala KUA Kota Juang, H. Ismuar, SAg di ruang kerjanya, Selasa (6/6/2017).

Saat ditanya apa penyebab calon pengantin enggan menikah dalam bulan Ramadhan, Ismuar tidak bisa memastikannya. “Mereka, para calon pengantin punya alasan beragam. Dan memang dari jameun keu jameun jareung na yang meunikah dalam buleun puasa,” ujarnya.

Jadwal akad nikah akan padat setelah lebaran Idul Fitri 1438 H, sebanyak 20 pasangan calon pengantin sudah mendaftar untuk menempuh hidup baru pada Juli 2017, delapan diantaranya dikabarkan akan melakukan ijab kabul di Mesjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen.

“Bahkan dalam satu hari nanti yaitu, pada Jumat, tanggal 7 Juli (7/7/2017) akan ada delapan pasangan akan menikah di Mesjid Agung Bireuen,” tambahnya.

Menyangkut bimbingan calon pengantin, Ismuar berharap calon pengantin dan calon wali pengantin wanita untuk mendapatkan bimbingan pranikah dari imam desa masing-masing. Ini merupakan kesepakatan dari 23 imam desa yang terdapat dalam Kecamatan Kota Juang.

Materi bimbingan pranikah meliputi bacaan Alquran, akidah-akhlak, munakahat,ibadah, syariat dan doa-doa sehari hari.

”Penguatan ke wali untuk memenuhi persyaratan menjadi wali nikah, maka dihimbau untuk belajar, mengikuti pengajian di desa atau dimanapun,” ujarnya. (Najib Zakaria)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pimpinan dan Pengurus Dayah di Bireuen Ikuti Pelatihan Manajemen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) menyelenggarakan pelatihan manajemen dayah. Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta terdiri dari pimpinan dan pengurus...

KABAR POPULER

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...