KABAR BIREUEN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya bergabung dengan Fraksi Juang Bersama.

Kepastian tersebut diperoleh setelah rapat pembentukan fraksi-fraksi, Senin (16/9/2019) sore di gedung DPRK Bireuen.

Sebelumnya, memang sempat terjadi tarik ulur atau jadi tidaknya PKB bergabung dengan Fraksi Juang Bersama, yang berisikan Partai Demokrat, PD Aceh dan Partai Gerindra. Ketiga partai ini sudah terlebih dahulu sepakat bergabung dalam fraksi tersebut.

Usman, anggota DPRK Bireuen dari PKB kepada Kabar Bireuen, Senin sore usai rapat di salah satu cafe di Bireuen, menyebutkan, keputusan bergabung dengan Fraksi Juang Bersama ditentukan DPC PKB Bireuen berdasarkan arahan dan instruksi DPW PKB Aceh.

“Surat keputusan bergabung dengan Fraksi Juang bersama dikeluarkan DPC PKB Bireuen berdasarkan arahan dari DPW PKB Aceh,” sebut Usman.

Wakil Ketua Fraksi Juang Bersama, Faisal Hasballah dari Partai Gerindra mengatakan, siapapun yang mau bergabung dengan Fraksi Juang Bersama, pihaknya terbuka dan menerimanya.

Sekretaris Umum DPW PD Aceh Bireuen, Tgk Razali Nurdin, menyebutkan, berdasarkan musyawarah DPP dan DPW PD Aceh, pihaknya yang memiliki dua kursi di DPRK Bireuen, memutuskan bergabung dengan Fraksi Juang Bersama.

Terkait terbentuknya Fraksi Juang Bersama, Sekretaris Dewan (Sekwan) Bireuen, Said Abdurrahman S.Sos, kepada wartawan menyebutkan, pembentukan fraksi-fraksi di DPRK Bireuen masih merupakan kerangka, karena masih ada partai yang belum bergabung ke  salah satu fraksi.

“Pengesahan fraksi-fraksi di Dewan Bireuen akan dilakukan pada paripurna nantinya, setelah terbentuk semua fraksi,” jelas Said.

Sebagaimana diketahui, di DPRK Bireuen ada dua fraksi utuh yaitu Fraksi Partai Aceh (sembilan kursi) serta Fraksi Partai Golkar (semuanya sembilan kursi, terdiri dari tujuh kursi Golkar dan dua kursi NasDem).

Dua fraksi lainnya merupakan fraksi gabungan, yaitu Fraksi PKS-PPP-PAN  (10 kursi, terdiri dari empat kursi PKS, empat kursi PPP dan dua kursi PAN).

Fraksi gabungan satu lagi yaitu Fraksi Juang Bersama (delapan kursi, terdiri dari Partai Demokrat empat kursi, PD Aceh dua kursi, Gerindra satu kursi dan PKB satu kursi).

Sementara PNA sampai saat ini belum diketahui akan bergabung dengan fraksi mana. (Ihkwati)

 

BAGIKAN