KABAR BIREUEN- Sejumlah petani semangka di Desa Krueng Juli Timu Kecamatan Kuala mengalami kerugian akibat perubahan musim yang terjadi beberapa waktu ini.
Musim kemarau yang terjadi menyebabkan hasil penen petani tak maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang petani, Mansurni, kepada Kabar Bireuen, Kamis (7/9/2017) menyebutkan, mereka bahkan ada yang gagal panen. Itu dikarenakan pasokan air berkurang akibat musim kemarau saat baru berusia satu bulan.
Disaat musim hujan, ungkapnya, air melimpah sehingga menyebabkan buah semangka membusuk, akibatnya mereka jelas saja merugi.
“Buah semangka pada p[anen kali ini kecil dan bahkan ada yang gagal panen,” katanya.
Panen kali ini, sebutnya, hanya 10 persen dibandingkan panen tahun-tahun sebelumnya, mereka biasanya memanen 5-7 ton semangka.
Karena itu, mereka berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen agar memperhatikan kebutuhan air bagi petani, baik untuk tanaman padi maupun palawija dan tanaman lainnya. (Ihkwati)








