Kamis, 14 Mei 2026

Peringati 15 Tahun Damai Aceh, KPA/PA di Bireuen Santuni Anak Yatim dan Janda Korban Konflik

KABAR BIREUEN– Dalam rangka memperingati 15 Tahun Damai Aceh (15 Agustus 2005 – 15 Agustus 2020), Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III dan IV Wilayah Batee Iliek bersama pengurus Partai Aceh (PA) Kabupaten Bireuen menyantuni anak yatim dan janda korban konflik.

Acara santunan anak yatim dan janda korban konflik yang diawali dengan zikir dan doa bersama berlangsung di dua lokasi, yaitu di Balai Jabal Safinah, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan (Sagoe Tgk Dicukoek) dan di Dayah Tgk Haji Said Salamin, Gampong Leubu Trienggadeng, Kecamatan Makmur, Sabtu (15/8/2020)

Hadir pada acara tersebut Ketua KPA Daerah III Jafaruddin Hasan alias Nek Tu, mantan pentolan GAM Batee Iliek, Sufri Daud alias Boing, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar dan anggota DPRK Bireuen dari Partai Aceh Dapil IV Sufyannur serta ratusan masyarakat.

Pantauan media ini di Daerah III, zikir dan doa bersama dipimpin oleh Tgk Salman bersama Tgk Khairul yang akrab disapa Aby Fantona. Sementara di Daerah IV juga digelar zikir dan doa bersama yang dipimpin Tgk Sayed Salami.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat bersama Wakapolres Bireuen, Kompol Adli, dan dari satuan TNI turut memantau acara peringatan 15 Tahun Damai Aceh yang terlihat berjalan tertib.

Politikus Partai Aceh, Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek dalam orasinya menyebutkan, perdamaian Aceh yang ditandatangani 15 Agustus 2005 di Helsinki antara Pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terjadi karena adanya perang.

“Perdamaian ini sangat mahal harganya. Untuk itu mari sama-sama kita merawat damai ini tanpa melupakan jasa syuhada yang telah mendahului kita,” ajak Ceulangiek yang sekarang menjabat Ketua DPRK Bireuen.

Selain itu, Ceulangiek berharap, Pemerintah Aceh untuk dapat meng-qanun-kan 15 Agustus sebagai hari perdamaian Aceh dan dimasukkan ke dalam lembaran daerah tiap kabupaten/kota.

“Ini penting, agar generasi Aceh tahu kenapa dan kapan perdamaian Aceh terjadi serta dimana,” sebut Ceulangiek yang sudah dua periode duduk sebagai legislator di Bireuen.

Selain itu Ceulangik juga berharap kepada pemerintah pusat agar secepatnya merealisasi butir butir MoU Helsingki seperi qanun bendera dan lambang Aceh.

Usai acara zikir dan doa bersama, Ceulangik didampingi Ketua KPA Daerah III, Nek Tu menyerahkan santunan berupa beras dan uang tunai kepada anak yatim dan janda korban konflik yang ada di Daerah III, serta anak yatim di Desa Gampong Raya Dagang dan dari desa lain sekitar tempat digelar acara itu.

Tentang doa bersama dan santunan anak yatim di Daerah IV wilayah Batee Iliek dipelopori oleh Samsul alias Mentri KPA.

Pada kesempatan itu Tokoh GAM 76, Tgk Abdul Gani atau Abu Gani menyampaikan pidato refleksi perdamaian Aceh.

Di tempat itu juga hadir anggota DPRK Bireuen dari Partai Aceh Dapil 3, Zulkarnaini atau Zoel Sopan, sejumlah mantan kombatan GAM dan masyarakat.(Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...