Penangkar Bibit Jernang di Alue Sijuek, Telah Membuka Lapangan Kerja Bagi Masyarakat

KABAR BIREUEN – Usaha pembibitan jernang (dragon blood) yang ditekuni Jamaluddin pengusaha muda asal Alue Sijuek, Peudada, Bireuen, Aceh, menjadi momentum kebangkitan ekonomi warga dan petani.

Jamaluddin siap melayani orderan bibit dari Sabang sampai Merauke, dan  siap memenuhi permintaan bibit dari mana saja.

“Sebab selain di Alue Sijuek, kita juga punya lokasi pembibitan di dataran tinggi (Bener Meriah),” jelasnya, Jumat (22/11/2019).

“Bibit Jernang di Alue Sijuek, dijual dengan harga bervariasi tergantung umur atau ketinggian bibit, dari harga puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah, sangat tergantung permintaan.

Menyangkut harga jernang di pasar lokal Aceh, kini kedengarannya mulai merangkak perlahan, bisa saja berkisar antara Rp 300.00/kg hingga Rp 400.000/kg, itu jual buah. Namun kalau sudah di proses menjadi tepung atau dedak sudah pasti harganya jutaan rupiah perkilonya.

“Tanaman hutan ini sangat mudah dirawat,  yang penting penamannya harus dilakukan di kebun yang ada pelindung,” katanya.

Maka untuk itu Jamaluddin berharap agar petani yang punya kebun dan sudan terisi dengan tanaman lain atau masih semak, di persilakan tanam Jernang, agar kedepan kita bisa menjadi petani milioner, yang disegani.

Sementara itu, mantan aktivis GAM eks Denmark, Tarmizi Age yang akrab disapa Mukarram yang juga consultan pembibitan tanaman itu, mengatakan, pembibitan jernang yang digarap pengusaha muda Jamaluddin di Gampong Alue Sijuek, Bireuen, melalui CV Guna Makmue Gampong ini, merupakan inovasi baru yang cukup menjanjikan bagi peningkatan ekonomi petani

“Usaha pembibitan jernang di bawah binaan Badan Usaha Milik Gampong ini, telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat, dalam memenuhi permintaan di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri,” sebut Mukarram, yang juga perwakilan mereka di pulau Jawa. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...