Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir, SP MSM

KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk musim tanam gadu yang dilakukan pada Mei-Juni.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir, SP MSM menjawab Kabar Bireuen, Jumat (8/5/2020) di ruang kerjanya.

Muhammad Nasir berharap petani dapat mengikuti jadwal turun ke sawah musim tanam gadu tahun 2020 sebagaimana yang telah dikeluarkan oleh Plt Bupati Bireuen Dr H. Muzakkar A Gani, SH MSi dalam surat nomor 520/538/2020 tanggal 15 April 2020.

“Soal pupuk bersubsidi, Insya Allah aman. Pemerintah sudah menjamin ketersediaannya, walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19,” sebut Kepala Dinas Muhammad Nasir.

Pupuk bersubsidi yang disediakan pemerintah, kata Muhammad Nasir ada lima jenis, yaitu, urea, SP36, NPK, ZA dan organik. Dan pupuk tersebut dapat dimanfaatkan untuk empat subsektor, tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan.

Berdasarkan data, alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bireuen tahun 2020 yang ditetapkan pemerintah, urea 5.112 ton, SP36 1.556 ton, ZA 910 ton, NPK 3.428 ton dan organik 266 ton.

Jumlah pupuk bersubsidi yang telah disalurkan oleh distributor ke kios sampai bulan Maret, urea 2.587 ton, SP36 608 ton, ZA 362 ton, NPK 1.656 ton, dan organik 46 ton.

Sedangkan jumlah yang sudah terserap di petani, urea 2.502,9 ton, SP36 595 ton, ZA 296,32 ton, NPK 1.774,82 ton dan organik 39,82 ton.

Sementara sisa pupuk jatah petani yang belum disalurkan, urea 2.609,1 ton, SP36 960,45 ton, ZA 613,68 ton, NPK 1.653,18 ton dan organik 226,18 ton.

Muhammad Nasir menjelaskan, alokasi pupuk bersubsidi diberikan pemerintah sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Sesuai Permentan nomor 10 tahun 2020. Pupuk bersubsidi diperuntukan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani yang menyusun e-RDKK,” jelasnya. (Rizanur/*)

BAGIKAN