Selasa, 13 Januari 2026

Pelatihan Tim Pokja Akreditasi Puskesmas Simpang Mamplam, Anggota Banggar DPRK ini Beri Dukungan

KABAR BIREUEN– Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen kembali menggelar pelatihan tim pokja akreditasi UPTD Puskesmas Kecamatan Simpang Mamplam yang didukung melalui Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), dimulai Rabu – Jumat, 25 – 27 Oktober 2017.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Ners Mukhlis, S.Kep serta turut hadir Suhaimi Hamid selaku anggota Banggar DPRK Bireuen.

Mukhlis dalam sambutannya menyampaikan, tim Pokja akreditasi yang sudah dibentuk harus benar-benar komit untuk mempersiapkan dokumen. Karena merupakan sebagai alat ukur dan panduan pelayanan untuk memberi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Hal senada juga dikatakan Suhaimi Hamid, semua staf dan karyawan di Puskesmas harus kompak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Staf Ppuskesmas di sini mengurus orang sakit, jangan sampai setelah ke puskesmas, masyarakat malah tambah sakit lagi.

“Kami di DPRK Bireuen selaku perwakilan rakyat sangat mendukung atas upaya perbaikan layanan kesehatan yang lebih baik. Kami juga berupaya semaksimal mungkin dalam perencanaan daerah untuk memaksimalkan anggaran demi masyarakat sejahtera,” sebutnya.

Disela-sela acara tersebut Suhaimi menyempatkan diri untuk melihat kondisi Puskesmas Simpang Mamplam yang belum sesuai dengan ketentuan standar yaitu ruang UGD masih disatukan dengan ruang rawat inap.

Terkait hal tersebut,  akan dikoordinasikan dilevel kabupaten dan provinsi supaya ruang UGD yang sudah ada akan di renovasi serta perlunya membangun baru satu tempat khusus sebagai ruang rawat inap.

Kegiatan pelatihan dipandu langsung tiga orang tim pelatih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen yaitu Agus Talani, SKM, Dr.faisal Akbar dan Kusna Rohana, S.Kep.

Dalam kegiatan tersebut peserta langsung diajarkan tentang tata cara pengisian instrument akreditasi, dan pada hari terakhir masing-masing pokja menyepakati dan komit untuk menyelesaikan semua dokumen sampai akhir Desember 2017.

Sehingga  pada Januari 2018 sudah bisa diterapkan pelayanan yang lebih baik serta pada bulan maret sudah bisa dilakukan survey awal sebagai tahap awal penilaian akreditasi.

Pelatihan pojka yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen  itu untuk  membenahi UPTD Puskesmas Simpang Mamplam sebagai persiapan awal menuju akreditasi yang akan dilakukan penilaian oleh Tim Kemeterian Kesehatan pada tahun 2018.

Puskesmas  tersebut yang ke enam setelah sukses mendampingi 5 puskesmas lain dari 18 Puskesmas di Kabupaten Bireuen, yaitu dua Puskesmas pada tahun 2016 (Jeumpa dan Peudada).

Kemudian pada Agustus 2017 selesai dilakukan penilaian untuk Puskesmas Gandapura serta Minggu lalu selesai penilaian Puskesmas Jangka dan Kutablang. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...