KABAR BIREUEN– Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen kembali menggelar pelatihan tim pokja akreditasi UPTD Puskesmas Kecamatan Simpang Mamplam yang didukung melalui Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), dimulai Rabu – Jumat, 25 – 27 Oktober 2017.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Ners Mukhlis, S.Kep serta turut hadir Suhaimi Hamid selaku anggota Banggar DPRK Bireuen.
Mukhlis dalam sambutannya menyampaikan, tim Pokja akreditasi yang sudah dibentuk harus benar-benar komit untuk mempersiapkan dokumen. Karena merupakan sebagai alat ukur dan panduan pelayanan untuk memberi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Hal senada juga dikatakan Suhaimi Hamid, semua staf dan karyawan di Puskesmas harus kompak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Staf Ppuskesmas di sini mengurus orang sakit, jangan sampai setelah ke puskesmas, masyarakat malah tambah sakit lagi.
“Kami di DPRK Bireuen selaku perwakilan rakyat sangat mendukung atas upaya perbaikan layanan kesehatan yang lebih baik. Kami juga berupaya semaksimal mungkin dalam perencanaan daerah untuk memaksimalkan anggaran demi masyarakat sejahtera,” sebutnya.
Disela-sela acara tersebut Suhaimi menyempatkan diri untuk melihat kondisi Puskesmas Simpang Mamplam yang belum sesuai dengan ketentuan standar yaitu ruang UGD masih disatukan dengan ruang rawat inap.
Terkait hal tersebut, akan dikoordinasikan dilevel kabupaten dan provinsi supaya ruang UGD yang sudah ada akan di renovasi serta perlunya membangun baru satu tempat khusus sebagai ruang rawat inap.
Kegiatan pelatihan dipandu langsung tiga orang tim pelatih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen yaitu Agus Talani, SKM, Dr.faisal Akbar dan Kusna Rohana, S.Kep.
Dalam kegiatan tersebut peserta langsung diajarkan tentang tata cara pengisian instrument akreditasi, dan pada hari terakhir masing-masing pokja menyepakati dan komit untuk menyelesaikan semua dokumen sampai akhir Desember 2017.
Sehingga pada Januari 2018 sudah bisa diterapkan pelayanan yang lebih baik serta pada bulan maret sudah bisa dilakukan survey awal sebagai tahap awal penilaian akreditasi.
Pelatihan pojka yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen itu untuk membenahi UPTD Puskesmas Simpang Mamplam sebagai persiapan awal menuju akreditasi yang akan dilakukan penilaian oleh Tim Kemeterian Kesehatan pada tahun 2018.
Puskesmas tersebut yang ke enam setelah sukses mendampingi 5 puskesmas lain dari 18 Puskesmas di Kabupaten Bireuen, yaitu dua Puskesmas pada tahun 2016 (Jeumpa dan Peudada).
Kemudian pada Agustus 2017 selesai dilakukan penilaian untuk Puskesmas Gandapura serta Minggu lalu selesai penilaian Puskesmas Jangka dan Kutablang. (Ihkwati)










