Minggu, 18 Januari 2026

Panwaslu Bireuen Gelar Kegiatan Peran Perempuan dalam Pengawasan Partisipatif, Harus Berani Lawan Politik Uang

KABAR BIREUEN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bireuen menggelar kegiatan temu ramah dengan unsur perempuan, Sabtu sore (23/12/2017) di kantor Panwaslu setempat, Desa Geulanggang Baro, Kota Juang, Bireuen.

Kegiatan peran perempuan dalam pengawasan partisipatif pada Pemilu legislatif dan Presiden/Wakil Presiden 2019 itu menghadirkan pemateri, Ketua Bawaslu Provinsi Aceh, Dr Muklir MAP dan Komisoner Panwaslu Bireuen, Desi Safnita.

Ketua Bawaslu Aceh, Mukhlir, dalam paparannya mengangkat tema peran perempuan dalam perpolitikan, antara lain menyebutkan, keterwakilan perempuan dalam politik diwajibkan 30 persen.

Dikatakannya, perempuan penting untuk terlibat dalam perpolitikan karena ada isu-isu perempuan yang harus diperjuangkan dalam proses pengambilan keputusan dan kebijakan  menyangkut perempuan, yaitu dalam bidang kesehatan, kematian ibu dan anak, isu-isu sosial dan kesetaraan gender.

Lima hal yang harus diperjuangkan untk kepentingan kaum perempuan, adalah, mun culnya kekerasan terhadap perempuan, kemiskinan perempuan, pelabelan perempuan, beban ganda perempuan serta penomorduaan perempuan.

“Karena itu, perempuan harus terlibat aktif dalam memperjuangkan hak-haknya, baik dengan keterwakilan suara perempuan di legislatif melalui caleg perempuan, dengan memilih caleg yang cerdas, adanya keterwakilan perempuan di partai politik maupun ikut berpastisipasi dalam pengawasan pemilu,” sebutnya.

Sementara itu, Desi Safnita menyoroti keikutsertaan perempuan melawan politik uang, dimana perempuan harus juga turut melakukan pengawasan partisipatif.

“Kalau ada yang kasih uang, ambil sebagai barang bukti, foto dan bawa ke Panwaslu sebagai bukti pelanggaran pidana pemilu dan akan diproses,” jelasnya.

Politik uang, katanya, tak hanya berupa pemberian uang, tapi bisa juga bisa berupa barang, seperti berupa mukena, jelbab, tas dan bentuk lainnya.

Dia berharap, perempuan ikut melakukan pengawasan pada pemilu legislatif dan Presiden/wakil Presiden 2019, karena tugas mengawasi tak hanya tugas Panwaslu semata, namun semuan unsur.

Jadi jika ada money politics, perempuan bukan hanya sekedar melihat saja hal itu terjadi, tapi harus melaporkannya, disertai dokumen, bukti foto, uang ataupun saksi.

“Kelompok yang rentan dalam pemilu adalah perempuan-perempuan yang rendah pemahaman politiknya. Karena itu, sering-seringlah perempuan ikut dalam forum diskusi di gampong. Perempuan berhak menolak menjadi bagian dari pemberi maupun penerima uang,” ungkap Desi.

Kegiatan yang diselenggarakan Panwaslu Bireuen itu, diikuti puluhan perempuan dari unsur tokoh perempuan, tokoh masyarakat, LSM/Ormas dan OKP. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...