Jumat, 15 Mei 2026

Panwaslu Bireuen Gelar Kegiatan Peran Perempuan dalam Pengawasan Partisipatif, Harus Berani Lawan Politik Uang

KABAR BIREUEN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bireuen menggelar kegiatan temu ramah dengan unsur perempuan, Sabtu sore (23/12/2017) di kantor Panwaslu setempat, Desa Geulanggang Baro, Kota Juang, Bireuen.

Kegiatan peran perempuan dalam pengawasan partisipatif pada Pemilu legislatif dan Presiden/Wakil Presiden 2019 itu menghadirkan pemateri, Ketua Bawaslu Provinsi Aceh, Dr Muklir MAP dan Komisoner Panwaslu Bireuen, Desi Safnita.

Ketua Bawaslu Aceh, Mukhlir, dalam paparannya mengangkat tema peran perempuan dalam perpolitikan, antara lain menyebutkan, keterwakilan perempuan dalam politik diwajibkan 30 persen.

Dikatakannya, perempuan penting untuk terlibat dalam perpolitikan karena ada isu-isu perempuan yang harus diperjuangkan dalam proses pengambilan keputusan dan kebijakan  menyangkut perempuan, yaitu dalam bidang kesehatan, kematian ibu dan anak, isu-isu sosial dan kesetaraan gender.

Lima hal yang harus diperjuangkan untk kepentingan kaum perempuan, adalah, mun culnya kekerasan terhadap perempuan, kemiskinan perempuan, pelabelan perempuan, beban ganda perempuan serta penomorduaan perempuan.

“Karena itu, perempuan harus terlibat aktif dalam memperjuangkan hak-haknya, baik dengan keterwakilan suara perempuan di legislatif melalui caleg perempuan, dengan memilih caleg yang cerdas, adanya keterwakilan perempuan di partai politik maupun ikut berpastisipasi dalam pengawasan pemilu,” sebutnya.

Sementara itu, Desi Safnita menyoroti keikutsertaan perempuan melawan politik uang, dimana perempuan harus juga turut melakukan pengawasan partisipatif.

“Kalau ada yang kasih uang, ambil sebagai barang bukti, foto dan bawa ke Panwaslu sebagai bukti pelanggaran pidana pemilu dan akan diproses,” jelasnya.

Politik uang, katanya, tak hanya berupa pemberian uang, tapi bisa juga bisa berupa barang, seperti berupa mukena, jelbab, tas dan bentuk lainnya.

Dia berharap, perempuan ikut melakukan pengawasan pada pemilu legislatif dan Presiden/wakil Presiden 2019, karena tugas mengawasi tak hanya tugas Panwaslu semata, namun semuan unsur.

Jadi jika ada money politics, perempuan bukan hanya sekedar melihat saja hal itu terjadi, tapi harus melaporkannya, disertai dokumen, bukti foto, uang ataupun saksi.

“Kelompok yang rentan dalam pemilu adalah perempuan-perempuan yang rendah pemahaman politiknya. Karena itu, sering-seringlah perempuan ikut dalam forum diskusi di gampong. Perempuan berhak menolak menjadi bagian dari pemberi maupun penerima uang,” ungkap Desi.

Kegiatan yang diselenggarakan Panwaslu Bireuen itu, diikuti puluhan perempuan dari unsur tokoh perempuan, tokoh masyarakat, LSM/Ormas dan OKP. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...