Sabtu, 6 Desember 2025

Murdani Yusuf: Ada Apa, Kenapa Debat Publik di Bireuen Dilaksanakan pada Akhir Masa Kampanye?

KABAR BIREUEN, Bireuen – Calon Bupati Bireuen nomor urut 1, Murdani Yusuf, SE, mempertanyakan pelaksanaan jadwal debat publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen yang ditetapkan KIP setempat pada akhir masa kampanye.

Jarak waktu antara debat pertama dengan kedua juga sangat berdekatan. Debat pertama pada 18 November 2024 dan debat kedua, 22 November 2024.

“Ini agak aneh dengan penetapan debat publik di Bireuen di akhir masa kampanye. Sementara di daerah lain ada yang sudah dua kali dan satu kali,” ungkap Murdani kepada Kabar Bireuen, Senin (4/11/2024).

Disebutkan Murdani, pelaksanaan debat publik seharusnya mendapat perhatian serius dari KIP Bireuen. Sebab, ini adalah kesempatan bagi publik untuk mengenal program dan visi misi para calon. Debat publik ini juga harus bisa dinikmati banyak orang melalui publikasi media. Bukan hanya untuk mereka yang hadir di tempat acara karena kapasitas dan undangannya sangat terbatas.

Kalau debat kali pertama pada 18 November 2024, mungkin masih ada waktu beberapa hari lagi untuk dinikmati masyarakat melalui berbagai media, baik televisi, media online dan media cetak maupun media sosial. Namun, debat kali kedua pada 22 November 2024, hanya sebentar saja beredar di masyarakat.

“Malam harinya pada pukul 00.00 WIB, sudah tidak bisa lagi karena sudah masuk masa tenang. Walupun masih ada yang beredar di media massa atau media sosial, tetapi di media yang secara resmi dipublikasikan KIP sudah dihapus,” ujar Murdani.

Diungkapkan Murdani, sejak awal saat KIP menggelar rapat membahas pelaksanaan debat publik itu bersama para LO (Liaison Officer) dan Panwaslih beberapa hari lalu, memang sudah tercium ada gelagat tak beres.

Saat itu, LO paslon nomor urut 1 mengusulkan debat publik diadakan tiga kali. Sementara LO paslon nomor urut 3 mengusulkan hanya sekali diadakan debat publik.

Yang anehnya, sebut Murdani, Panwaslih Bireuen diwakili Muzammil, mendukung usulan LO paslon 3 yang meminta debat publik cukup sekali. Akhirnya, diputuskan debat publik diadakan sebanyak dua kali. Namun, pelaksanaannya di akhir masa kampanye yang jarak keduanya berdekatan.

Alasannya, sekarang KIP banyak agenda kegiatan lain. Selain itu, juga harus disesuaikan dengan waktu tim panelis.

Menurut Murdani, tidak ada ketentuan tim panelis harus lulusan S3 atau dari luar daerah. Biar tidak terlalu merepotkan, panelis bisa saja dari Umuslim, UNIKI, IAI Almuslim Aceh, UMMAH, dan perguruan tinggi lainnya di Bireuen.

“Itulah yang aneh, kenapa debat publik di Bireuen harus dilaksanakan pada akhir masa kampanye dan juga dalam jangka waktu berdekatan? Ada apa di balik itu? Apakah ada kepentingan pihak tertentu yang harus diamankan?” tanya mantan anggota DPRA itu. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Demi Percepat Mobilisasi Bantuan Banjir, HRD Minta Menteri PU Buka Tol Ruas Seulimum-Padang Tiji...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Banjir besar yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh sejak 26 November 2025 terus menimbulkan dampak serius pada konektivitas antarwilayah. Sejumlah...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Bawa Bantuan ke Kawasan Terisolir, Warga Menangis Sambut HRD di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses antarwilayah di bagian selatan Kabupaten Bireuen lumpuh total pascabanjir dan longsor pekan lalu. Yang paling memprihatinkan, warga di Desa...

KABAR POPULER

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Listrik Sering Padam di Kota Bireuen, Pelayanan di RSUD dr Fauziah Terancam ‘Lumpuh’

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN di Kota Bireuen Provinsi Aceh berdampak pada layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...

Sidak Pasar Induk Bireuen, Bupati Mukhlis Minta Pedagang Tidak Mencari Untung Besar di Tengah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama Forkopimda setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Bireuen di Geulanggang Gampong, Kecamatan...